Berita HSS

Hadapi Libur Panjang, Pemkab HSS Kerahkan Satgas Covid-19 Awasi Protokol Kesehatan

Operasi yustisi berkolaborasi dengan operasi Zebra Intan 2020 Polres HSS, yang dimulai 26 Oktober 2020.

Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/hanani
Bupati HSS H Achmad Fikry, Dandim 1003 Kandangan dan Kapolres HSS saat pres rilis persiapan operasi yustisi terpadu dengan operasi Zebra Intan 2020, di Aula Rakat Mufakat, Senin (26/10/2020) 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Libur panjang bakal diberlakukan kepada instansi pemerintah mulai 28 Oktobel hingga 31 Oktober 2020 mendatang.

Mengantisipasi cluster baru covid-19 sebagai dampak dari mobilitas warga, serta potensi terjadinya kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan Pemkab Hulu Sungai Selatan pun telah menyiapkan operasi yustisi, penegakkan protokol kesehatan.

Operasi yustisi tersebut, juga berkolaborasi dengan operasi Zebra Intan 2020 Polres HSS, yang dimulai 26 Oktober 2020.

Bupati Hulu Sungai Selatan, H Achmad Fikry, pada press rilis Senin (26/10/2020) bersama Kapolres HSS AKBP SIswoyo dan Dandim 1003 Kandangan Letkol Arm Deddy Soeharto berserta Wakil BUpati HSS Syamsuri Arsyad dan Satgas Covid-19 HSS, menyatakan beberapa hal yang perlu diantisipasi pada libur panjang kali ini adalah pergerakan masyarakat, baik di objek wisata, pasar, café, hingga fasilitas umum lainnya.

Baca juga: Penyebab Mertua Muntah Terungkap, Kartika Putri Ditegur Habib Usman : Dosa Itu

Baca juga: Pose Tidur Tak Biasa Luna Maya Terekam Sahabat, Posisi Mulut Sang Aktris Disorot

Baca juga: Lesti Kejora Jadi Hinata, Rizky Billar yang dipanggil Naruto Akhirnya Ungkap Alasan

“Termasuk masuknya warga dari luar daerah asal zona merah. DInamika mengisi libur panjang pasti ada. Kami tak bisa melarang warga luar daerah datang ke HSS. Namun, kami mengimbau masyakat dari luar daerah khususnya dari zona merah, agar membatasi keluar daerah. Kalaupun ke HSS diminta kesadarannya menaati protokol kesehatan,” kata Bupati.

Disebutkan, untuk pengawasan warga luar daerah tersebut, Satgas Kabupaten bakal dibantu Satgas Kecamatan hingga Satgas Desa.

“Satgas, bersamaan operasi Zebra kepolisian, bakal mmeriksa suhu tubuh maupun ketaatan menggunakan masker saat masuk wilayah HSS. Jangan sampai mengabaikan protokol kesehatan, karena selama tujuh bulan kami sudah berjuang menurunkan angka covid-19 ini dan sekarang berhasil melandai,” kata Fikry.

Meski sudah melandai, bukan berarti tidak lagi waspada. Protokol kesehatan, tetap harus dilaksanakan sekalipun tak ada covid lagi, karena memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, serta pola hidup bersih lainnya, harus menjadi kebiasaan yang tetap diterapkan dalam keseharian.

Bupati yang juga Ketua Satgas Covid-19 HSS itupun menjelaskan progres covid-19 di HSS.

Disebutkan, sampai saat ini, angka kesembuhan tinggi yaitu 89,24 persen.

Pasien yang ditawat tinggal 17 orang dari pasien sembuh 408 orang dan terkonfirmasi positif 457 orang.

Sedangkan orang yang dikarantina tinggal satu orang, meninggal 30 orang dan diduga covid 10 orang.

“Meski angka kesembuhan tinggi, bukan berarti tugas kita selesai. Khususnya saat libur panjang, jangan sampai muncul kluster baru,” kata Fikry.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved