Berita Banjar

Karhutla di Kabupaten Banjar Rambah Seluas 177 Hektare, Hampir 50 Persen Terpusat di Karang Intan

Hingga kini Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar menjadi daerah terbanyak terbakar dalam siaga darurat Karhutla 2020.

Penulis: Milna Sari | Editor: Syaiful Akhyar
Daops Manggala Agni Kalimantan V/Banjar
Padamkan api saat karhutla 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Hingga kini Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar menjadi daerah terbanyak terbakar dalam siaga darurat Karhutla 2020.

Bahkan luasan hutan dan lahan yang terbakar di sana hampir mencapai 50 persen dari total lahan dan hutan yang terbakar di Kabupaten Banjar.

Terang Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Banjar, Yayan Darianto Kecamatan Karang Intan menjadi daerah yang terluas kawasannya terbakar yakni seluas 83,5 hektare.

Sedangkan daerah terkecil daerahnya terbakar yakni Kecamatan Gambut.

Baca juga: Kasus ISPA di Kabupaten Banjar Turun, Dampak Kemarau Basah

Baca juga: Pilkada Banjarmasin 2020, Ibnu Sina Kunjungi Korban Kebakaran di Pulau Bromo Mantuil Banjarmasin

Baca juga: Pria Guntung Jingah Tusuk Pengunjung Taman Pintar Banjarbaru, Perut Korban Robek

"Untungnya tahun ini di Kecamatan Gambut yang terbakar paling sedikit, karena disana kan lahan gambut kalau terbakar susah dipadamkan, luasannya hanya 0,0034 hektare," sebutnya Senin (26/10/2020) kepada Banjarmasinpost.co.id.

Sementara jumlah titik api yang terpantau satelit dan laporan dari masyarakat total ada 123 titik api. Sedangkan luas hutan dan lahan yang terbakar yakni 177,57 hektare.

Tahun ini jelasnya titik lahan ataupun hutan yang terbakar kebanyakan jauh dari pemukiman sehingga asap yang ditimbulkan ke daerah pemukiman cukup minim.

"Bahkan lokasinya biasanya di luar jangkauan kita sehingga harus meminta bantuan kepada heli water boombing," ujarnya.

Ia berharap karhutla bisa segera usai dengan datangnya musim hujan.

Seperti diketahui di 20 November ini status siaga darurat Karhutla Kabupaten Banjar juga dihentikan untuk digantikan dengan status siaga darurat bencana banjir, tanah longsor dan puting beliung.

(banjarmasinpost.co.id/milna)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved