Breaking News:

Kampusiana

Poliban Banjarmasin Usulkan 19 Draft Skema Sertifikasi Bidang Permesinan

Poliban Banjarmasin merupakan salah satu dari 10 perguruan tinggi advokasi yang ditunjuk menjadi pengampu program Sertifikasi Bidang Permesinan

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Focus Discussion (FGD) Program Pengembangan Penilaian Mutu Pendidikan Tinggi Vokasi Berstandar Industri Tahun 2020. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri yang berada di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi menggelar kegiatan Focus Discussion (FGD) Program Pengembangan Penilaian Mutu Pendidikan Tinggi Vokasi Berstandar Industri Tahun 2020 , Senin (26/10/2020).

Adapun bahasan utama dalam FGD yang dilaksanakan secara virtual ini, adalah Skema Sertifikasi Bidang Permesinan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level 5 dan 6.

Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) merupakan salah satu dari 10 perguruan tinggi advokasi yang ditunjuk menjadi pengampu program ini.

Tak heran karenanya Poliban pun memaparkan sebanyak 19 draft skema sertifikasi untuk kemudian dikupas dalam kegiatan FGD tersebut, dan selanjutnya untuk divalidasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) maupun juga dari dunia industri.

Baca juga: Poliban Banjarmasin Rencanakan Wisuda Drive Thru, Begini Mekanismenya

Baca juga: Syifa Bersyukur Ikuti Pelatihan DTS VSG di Poliban Banjarmasin, Berharap Mudah Dapatkan ini

Baca juga: Mahasiswi Poliban Banjarmasin Ini Lebih Pilih Liburan Sambil Nikmati Alam

Kegiatan FGD virtual ini dibuka oleh Agus Susilo Hadi mewakili Ahmad Saufi selaku Direktur Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri. Turut hadir juga dalam FGD virtual ini Komisioner BNSP, Tetty Ariyanto.

"Program ini untuk memperkuat kemitraan dan juga kolaborasi yang kondusif antara lembaga pendidikan vokasi dengan industri, dunia usaha dengan dunia kerja," ujar Agus Susilo Hadi dalam sambutannya.

Sementara itu Poliban menggelar FGD ini di aula Kantor Pusat kampus Poliban, yang dihadiri oleh Direktur Joni Riadi dan juga Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Poliban, Darmansyah.

Kepada banjarmasinpost.co.id, Joni Riadi mengatakan bahwa output yang dihasilkan dalam kegiatan ini adalah skema sertifikasi kompetensi nasional.

Baca juga: 80 Persen Lulusan Poliban Banjarmasin Terserap di Dunia Kerja, Masih Lemah di Bahasa Inggris

"Ada 19 draft yang diusulkan, semoga disetujui dan outputnya diharapkan bisa dipakai oleh semua LSP atau sekolah vokasi lainnya," katanya.

Ketua LSP Poliban, Darmansyah menerangkan bahwa draft yang diusulkan tersebut disusun bersama para pakar dan juga BNSP serta dunia industri. (banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved