Breaking News:

Berita Banjarmasin

Pasca Banjarmasin Zona Hijau Wisata Siring Piere Tendean Belum Dibuka, Begini Kata Kadisbudpar

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarmasin, Ehsan El-Haq menjelaskan beberapa hal terkait alasan wisata siring masih belum dibuka.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Suasana Kawasan Siring Piere Tendean, Minggu (28_06_2020) pagi 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Meski saat ini Kota Banjarmasin sudah ditetapkan bebas dari zona merah pada peta penyebaran kasus covid-19, namun Wisata Siring Piere Tendean masih belum dibuka untuk umum.

Berkaitan hal tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarmasin, Ehsan El-Haq menjelaskan beberapa hal terkait alasan wisata siring masih belum dibuka.

Di antaranya yakni masih belum memadainya sarana dan prasarana protokol kesehatan untuk mendukung aktivitas di Siring Piere Tendean selama pandemi covid-19.

Baca juga: Momen Libur Panjang, Warga Banjarmasin Berharap Siring Piere Tendean Dibuka

Baca juga: Kepastian Pernikahan Sule dan Nathalie Holscher Diungkap KUA, Ayah Rizky Febian Nikah Tanggal Ini

Baca juga: Lutfi Agizal Singgung Ade Londok & Ucap Permintaan Pada Ridwan Kamil, Putri Iis Dahlia Pernah Malu

Sehingga dikhawatirkan bisa berdampak terhadap penambahan kasus di Kota Banjarmasin, apabila Wisata Siring Piere Tendean tetap dibuka tanpa adanya fasilitas protokol kesehatan.

"Kepada Masyarakat dimohon mengerti, supaya tetap bisa bersama-sama menjaga dan mengatasi covid-19 ini," katanya, Rabu (28/10/2020).

Kendati demikian, Disbudpar Banjarmasin jelas Ehsan saat ini sedang mempersiapkan sarana dan prasarana tersebut.

Sehingga Wisata Siring bisa segera dikunjungi oleh Masyarakat, tanpa takut menjadi tempat penyebaran covid-19.

"Saat ini Kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk kemudahan, apabila nanti Wisata Siring dibuka," ungkapnya.

Selain itu penerapan protokol kesehatan di Wisata Siring tetunya menurut Ehsan, diperlukan kerjasama dari Tim GTPP, Pemerintah, serta TNI/Polri.

"Tentu Kami akan bekerjasama dengan pihak terkait, Dinkes, Kecamatan, Kelurahan, TNI/Polri, dan juga GTPP," jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved