Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

Tim Pakar ULM : Cuti Bersama Kontradiktif dengan Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19

Akhir bulan Oktober Tahun 2020 akan dilalui oleh masyarakat Indonesia termasuk di Kalsel dengan hari libur panjang hampir sepekan.

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: M.Risman Noor
Istimewa
Tim Pakar Percepatan Penanganan Covid-19 ULM, Hidayatullah Muttaqin, SE., M.Si., Pg.D 

Pertama, daerah yang memiliki banyak obyek wisata memiliki kerentanan terjadinya peningkatan kasus baru Covid-19.

Kedua, masyarakat yang melancong ke suatu daerah wisata akan bertemu dengan penduduk dari daerah lainnya sehingga ada risiko penularan jika ada wisatawan atau penduduk setempat yang telah terinfeksi Covid-19.

Ketiga, ketika masyarakat yang berwisata dan kembali ke daerah asalnya ada kemungkinan membawa bibit Covid-19 ke rumah dan lingkungan tempat tinggalnya.

"Jadi ada potensi kembali meningkatnya pertumbuhan kasus baru Covid-19 di daerah-daerah wisata dan kota-kota yang mobilitas antar daerah penduduknya akan meningkat di masa liburan ini," lanjutnya. 

Menurutnya daerah yang harus waspada akan risiko ini yaitu daerah-daerah memiliki kemungkinan peningkatan kasus Covid-19 karena penduduknya berlibur adalah daerah yang dari sisi ekonomi tingkat PDRB per kapitanya tinggi dan memiliki banyak penduduk kelas menengah serta menengah ke atas.

Namun jika himbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan ke luar kota di masa libur panjang didengar oleh warga, termasuk disiplin menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan, maka potensi peningkatan kasus di bulan Nopember karena libur panjang bisa saja tidak signifikan terjadi. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved