Breaking News:

Advertorial Bank Kalsel

Begini Strategi Bank Kalsel Hadapi Pandemi Covid-19

Sejak Maret pihaknya merancang strategi rentabilitas agar tetap tumbuh di tengah krisis dan ekspansi kredit tumbuh.

Penulis: Mariana | Editor: Eka Dinayanti
Bank Kalsel
Dirut Bank Kalsel, Agus Syabarrudin memaparkan kinerja Bank Kalsel di tengah pandemi. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin mengatakan, telah merancang sejumlah strategi untuk menghadapi masa pandemi covid-19 yang membawa dampak multidimensi.

Sejak Maret pihaknya merancang strategi rentabilitas agar tetap tumbuh di tengah krisis dan ekspansi kredit tumbuh.

"Kami melempar kredit ke sektor lebih aman, sehingga repayment capacity lebih bagus. Kami memiliki nasabah debitur yang sangat loyal sehingga dalam kondisi pandemi nasabah loyal kita mendukung," kata Agus.

Untuk perusahaan korporasi, Bank Kalsel memiliki potensi di sektor pertambangan.

Agus menegaskan meski mereka dalam kondisi yang tertekan, perusahaan tambang tetap berkomitmen membantu Bank Kalsel.

Mereka juga masih menempatkan payroll perusahaan pada Bank Kalsel dan menjadi salah satu modal bertahan.

Bank Kalsel juga menjadi salah satu BPD yang fokus pada segmen produktif, per September sebesar 45,6 persen kredit produktif dan 53 persen kredit konsumtif.

Dengan begitu Agus mengharapkan Bank Kalsel dapat berperan dalam pemulihan ekonomi nasional.

"Kami menjaga pertumbuhan kredit yang punya kejelasan repayment. Kami mempertahankan ekosistem keuangan daerah dan NPL dipertahankan dengan baik supaya tidak jatuh," katanya.

Meski banyak portofolio kredit segmen produktif, Agus mengatakan Bank Kalsel tidak hanya akan fokus kesana namun berupaya masuk ke sektor yang memberikan keamanan dalam penetrasi market.

Sebelumnya dia mengakui NPL di segmen produktif sempat tinggi dan kini sudah berangsur terkendali. (aol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved