Breaking News:

Pilkada Banjarmasin 2020

Pilkada Banjarmasin 2020, KPU Gelar Rapid Test untuk 10 Ribu Anggota KPPS

KPU Banjarmasin, Kalsel, laksanakan rapid test terhadap sekitar 10 ribu anggota KPPPS selama 10 hari di bulan November 2020.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
Taufiqurrakhman, Komisioner KPU Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin mengagendakan melakukan Rapid test terhadap anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam Pilkada Banjarmasin 2020.

Berdasarkan jadwal yang sudah disusun oleh KPU Banjarmasin, dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Banjarmasin, rapid test rencananya untuk sekitar 10.000 anggota KPPS. Dilaksanakan selama 10 hari di bulan November 2020.

Pelaksanaan dibagi menjadi 10 hari karena menghindari penumpukan atau kerumunan orang, terlebih masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Pada pekan pertama rapid test dilaksanakan pada 6, 7 dan 8 November. Selanjutnya pada 12, 13 dan 15 November. Kemudian pada 19, 20, 21, dam 22 November 2020.

Baca juga: Pilkada Banjarmasin 2020, Paslon Keluhkan Durasi saat Debat, ini Tanggapan KPU Banjarmasin

Baca juga: Pilkada Banjarmasin 2020, Debat Pertama, Paslon tak Puas dengan Durasi saat Pemaparan Visi Misi

Baca juga: Pilkada Banjarmasin 2020, Ini Jadwal Rapid Test untuk Anggota KPPS Jelang Pilwakot

Baca juga: Pilkada Banjarmasin 2020, KPU Wajibkan Anggota KPPS Rapid Test

Dan rapid test  akan dilaksanakan di beberapa Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang berada di bawah Dinas Kesehatan Banjarmasin, di antaranya Puskesmas Cempaka dan juga Puskesmas Kelayan Timur.

Komisioner KPU Banjarmasin, Taufiqurrakhman, Senin (2/11/2020), menerangkan, bahwa pelaksanaan rapid test sengaja disusun di akhir pekan bahkan juga Minggu.

Dan khususnya pada Kamis, Jumat maupun Sabtu maka rapid test dilaksanakan lebih siang yakni pukul 14.00 Wita. "Kecuali untuk hari Minggu, kemungkinan rapid test nya dilaksanakan dari pagi," ujar Taufiq.

Bukan tanpa alasan lanjut Taufiq rapid test di hari kerja dilaksanakan lebih siang, karena tidak ingin pelayanan puskesmas kepada masyarakat umum terganggu.

"Kami tidak ingin pelayanan kesehatan masyarakat terganggu. Dan yang jelas juga, kami menyusun jadwal seperti ini untuk menghindari terjadinya kerumunan. Jadi, setelah pelayanan selesai, baru kami mulai rapid test," jelasnya.

Pelaksanaan rapid test kepada anggota KPPS ini merupakan salah satu persyaratan wajib dan sudah tertuang di Keputusan KPU RI Nomor 476/pp.04.2-Kpt/01/X/2020 tentang perubahan kedua atas Keputusan KPU nomor 66/PP.06.4-Kpt/03/KPU/II/2020, tentang pedoman teknis pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan Panitia Pemungutan Suara Petugas Pemutakhiran Data Pemilih dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Proses perekrutan anggota KPPS oleh KPU Banjarmasin baru-baru ini rampung dan totalnya adalah 10.791 orang.

Sebanyak 10.791 orang tersebut akan disebar ke 1.199 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Banjarmasin. Dan setiap TPS akan terdiri atas tujuh anggota KPPS dan juga dua petugas keamanan dan ketertiban.

(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved