ILC

BERLANGSUNG! Link Streaming ILC TV One Karni Ilyas Bahas Tema UU ITE dan Kebebasan Berpendapat

Saat ini sedang berlangsung Live Streaming TV One tayangan acara Indonesia Lawyers Club (ILCC) bersama Karni Ilyas.

Penulis: Amirul Yusuf | Editor: Rahmadhani
ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA
Aktivis Greenpeace memasang poster pada manekin saat aksi damai menolak pembahasan RUU Cipta Kerja di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2020). Aksi tersebut menyerukan kepada pemerintah dan anggota DPR untuk tidak melanjutkan pembasan RUU Cipta Kerja karena kurang berpihak kepada rakyat, lebih menguntungkan korporasi serta dinilai mengancam kelestarian lingkungan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Saat ini sedang berlangsung Live Streaming TV One tayangan acara Indonesia Lawyers Club (ILCC) bersama Karni Ilyas.

Indonesia Lawyers Club malam ini membahas tema tentang kebebasan berpendapat dengan judul ' UU ITE : Mengancam Kebebasan Berpendapat?'. Link nonton Live Streaming ILC TV One ada di bagian berita ini.

UU ITE memang tengah marak diperbincangan setelah penangkapan sejumlah orang oleh Polri terkait dengan penolakan UU Cipta Kerja.

Karni Ilyas, Presiden ILC akan membahas UU ITE bersama sejumlah pakar.

"Kebebasan berpendapat adalah hak individu yang dijamin oleh konstitusi. Namun hadirnya UU ITE menuai pro-kontra. Pasal tertentu dianggap sebagai "pasal karet". Baru-baru ini sejumlah aktivis KAMI ditangkap karena dianggap melanggar UU ITE terkait aksi menolak UU Omnibus Law." seperti yang Banjarmasinpost.co.id kutip dari instagram TVOne.

*LIVE STREAMING TV ONE

Link Live Streaming ILC di TV One malam ini dapat diakses dengan mengklik tautan berikut ini :

LINK

* Bareskrim Tangkap Aktivis KAMI Syahganda Nainggolan di Depok, Pasal Tuduhannya Melanggar UU ITE

Penyidik Bareskrim Polri berencana memeriksa Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani, Selasa (3/11/2020).

Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono.

“Info dari penyidik jam 14.00 WIB,” kata Awi ketika dikonfirmasi yang dikutip dari Kompas.com Selasa.

Dihubungi secara terpisah, Koordinator Tim Advokasi KAMI Abdullah Al Katiri membenarkan bahwa pemeriksaan Ahmad Yani terkait kasus yang sebelumnya menjerat tiga aktivis KAMI.

“Iya betul (terkait kasus yang menjerat tiga aktivis KAMI sebelumnya),” ucap Abdullah ketika dihubungi, Selasa.

Tiga aktivis KAMI yang dimaksud yakni, Anton Permana, Syahganda Nainggolan, dan Jumhur Hidayat.

Ketiganya diduga mengunggah konten berisi ujaran kebencian berdasarkan SARA maupun hoaks hingga aksi menolak UU Cipta Kerja berakhir ricuh.

Mereka kini ditahan tersangka ditahan di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri. Polisi menegaskan tidak akan menangguhkan penahanan para tersangka.

(Banjarmasinpost.co.id/Amirul Yusuf)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved