Breaking News:

Pilkada Kotabaru 2020

Pilkada Kotabaru 2020, Tim SJA-Arul Terima Putusan Bawaslu Soal Laporan Pelanggaran Pemilu

Tim hukum paslon SJA-Arul menghormati dan menghargai keputusan Bawaslu yang menghentikan laporan dugaan pelanggaran pilkada Kotabaru 2020.

Penulis: Herliansyah | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/HELRIANSYAH
Tim hukum SJA-Arul, Tri Wahyudi Warman (kiri). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kotabaru menghentikan proses laporan dugaan pelanggaran pemilu yang disampaikan masing-masing tim hukum pasangan calon (paslon).

Hal ini sebagaimana dikatakan Koordinator Divisi (Kodiv) Penanganan Pelanggaran di Bawaslu Kotabaru, Akhmad Gafuri, Rabu (4/11/2020).

Sebelumnya, mereka menerima dua laporan, terkait dugaan politik uang dan kampanye hitam, dalam Pilkada Kotabaru 2020 ini. 

Laporan itu disampaikan oleh masing-masing tim hukum paslon. Namun, karena tidak memenuhi syarat materil, Bawaslu tidak melanjutkan proses laporan tersebut.

Baca juga: Pilkada Kotabaru 2020, KPU Kotabaru Siapkan Tiga Sesi Acara Debat Paslon

Baca juga: KPU Tetapkan DPT, Pemilih di Pilkada Kotabaru 209.201

Baca juga: Debat Paslon Pilkada Kotabaru 2020 di Jadwalkan November, KPU Wacanakan Maksimal Tiga Kali

Menanggapi hal demikian, tim hukum paslon Sayed Jafar Alydrus-Andi Rudi Latif (SJA-Arul), Tri Wahyudi Warman, mengatakan, sangat menghormati dan menghargai keputusan Bawaslu Kotabaru.

Walau laporan mereka sampaikan ke Bawaslu tidak masuk secara formil maupun materil, hal tersbut merupakan pandangan Bawaslu tersendiri. Selanjutnya, Bawaslu mengatakan tidak bisa melanjutkan dan meregistrasi itu bahasa undang-undang.

"Kami menghargai apa yang disampaikan Bawaslu, Gakkumdu. Kami hormati semua," ujar Tri Wahyudi kepada media di posko Sahabat SJA, Rabu (4/11/2020).

Ia juga menegaskan, tidak merasa keberatan dengan putusan Bawaslu. "Tapi semua orang berhak menyampaikan, mengadukan. Namun apabila dalam perjalanannya tidak memenuhi syarat seperti disampaikan Bawaslu, sesuai undang-undang pilkada, kami sangat menghormatinya," ucap Tri Wahyudi.

(Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved