Breaking News:

Penanganan Covid 19

Sungai Miai Banjarmasin Terancam Jadi Zona Merah Covid-19 Lagi

Muncul kasus Covid-19 di Sungai Miai sehingga kelurahan di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, ini terancam berstatus zona merah lagi.

BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
Machli Riyadi , Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Zona Merah Covid-19 sepertinya akan kembali menjadi ancaman bagi kelurahan di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Berdasarkan hasil evaluasi terkait zonasi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Banjarmasin pada 26 Oktober 2020 ditetapkan bahwa 52 kelurahan di Banjarmasin sudah tidak lagi berstatus zona merah. Bahkan didominasi oleh zona hijau.

Namun belakangan ini masih saja ada penambahan kasus baru Covid-19, sehingga tidak menutup kemungkinan akan ada lagi kelurahan yang berstatus Zona Merah.

Misalnya saja di Kelurahan Sungai Miai yang paling terakhir berstatus Zona Merah Covid-19, kemudian berubah menjadi hijau. Namun belakangan diketahui ada lagi temuan beberapa kasus baru yang terkonfirmasi positif.

Baca juga: Kelurahan Sungai Miai Masih Berstatus Zona Merah di Banjarmasin

Baca juga: SMA dan SMK di Kalsel Tetap Belum Dianjurkan untuk Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: Polresta Banjarmasin Gelar Pertemuan Bahas Zona Merah dan Klaster Libur Panjang

Baca juga: VIDEO Seluruh Kelurahan di Kota Banjarmasin Sudah Bebas dari Zona Merah Covid-19

Tak heran karenanya, Zona Merah Covid-19 akan kembali menjadi ancaman bagi salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Banjarmasin Utara tersebut.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi, tak menampik saat ini masih ditemukan kasus positif baru. Tak terkecuali juga di Kelurahan Sungai Miai.

"Memang ada ditemukan kasus baru positif Covid-19 di Kelurahan Sungai Miai. Makanya, nanti akan kami evaluasi lagi terkait zonasi ini," ujar Machli yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin.

Evaluasi penetapan zonasi dijelaskan oleh Machli dilaksanakan per 14 hari atau sesuai masa inkubasi. Dan evaluasi selanjutnya ini akan dilakukan Jumat (6/11/2020).

Meskipun di Kelurahan Sungai Miai ditemukan beberapa kasus baru, Machli menegaskan, bukan berarti langsung ditetapkan sebagai Zona Merah Covid-19 nantinya.

"Akan kami evaluasi dahulu dan lihat dari kasus tertingginya. Kalau misalkan kemarin ada lima dan hari ini hanya ada satu, berartikan menurun," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Penulis: Frans Rumbon
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved