Breaking News:

Penanganan Covid 19

Satgas Covid-19 : Perlu Evaluasi Terhadap Operasional Laboratorium di Seluruh Indonesia

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 terus mendorong pemerintah daerah untuk melakukan testing secara maksimal dan menyeluruh.

Istimewa
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Kamis (1/10/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 terus mendorong pemerintah daerah untuk melakukan testing secara maksimal dan menyeluruh.

Hal ini untuk upaya deteksi dini terhadap kasus positif Covid-19 di daerah masing-masing.

Karena itulah, Satgas menilai perlu adanya evaluasi terhadap operasional laboratorium di seluruh Indonesia.

"Menurut analisis data, terjadi penurunan testing setiap akhir minggu ataupun saat libur panjang. Ini merupakan salah satu tantangan yang sedang kita coba selesaikan," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjawab pertanyaan media dalam keterangan pers, Kamis (5/11/2020).

Wiku mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas laboratorium dan fasilitas pendukung lainnya seperti reagen, meskipun masih terdapat kendala seperti wilayah testing yang luas dan jumlah masyarakatnya.

Baca juga: Wiku Adisasmito Tegaskan Pelaksanaan Umrah Menyesuaikan Kondisi Pandemi Covid-19

Baca juga: Pasca Libur Panjang, Kasus Baru Terkonfirmasi Covid-19 di Banjarbaru Melonjak 9 Kasus

"Dalam mendukung upaya testing, masyarakat dapat segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat jika mendapat gejala Covid-19," tambahnya.

Terkait menurunnya jumlah hasil testing, Wiku akui terdapat kendala pada alat testing dan tenaga pemeriksa.

Akan tetapi dari waktu ke waktu sudah ditingkatkan dan koordinasi terus dilakukan dengan pemerintah daerah dan laboratorium-laboratorium untuk memastikan alat testing dan SDM yang dibutuhkan.

"Karena jumlahnya cukup banyak kita harus memastikan satu persatu. Untuk total alat dan SDM yang dibutuhkan tergantung jumlah penduduk dan luas daerah," lanjutnya.

Wiku mengatakan pihaknya mengantisipasi akan adanya update data setelah proses verifikasi di tingkat daerah dan pusat.

Halaman
12
Editor: M.Risman Noor
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved