Breaking News:

Berita Kalteng

Taman Pasuk Kameluh Palangkaraya Kalteng Belum Dibuka, Warga Hanya Bisa Memandang dari Luar

Warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah berharap Pemerintah Kota Palangkaraya kembali membuka Taman Pasuk Kameluh di bantaran Sungai Kahayan

Penulis: Fathurahman | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Taman Pasuk Kameloh Palangkaraya hingga, Jumat (6/11/2020) belum dibuka untuk umum untuk menghindari penyebaran Covid-19. 

Editor : Hari Widodo
 
 BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah berharap Pemerintah Kota Palangkaraya kembali membuka Taman Pasuk Kameluh yang ada di bantaran Sungai Kahayan.

Karena sudah sekitar delapan bulan saat Covid-19 melanda Kota Palangkaraya, warga setempat tidak bisa lagi masuk ke kawasan taman Pasuk Kameluh yang selama ini merupakan taman kebanggan warga Palangkaraya.

Lokasi taman yang sangat strategis dan indah karena letaknya yang berada di Bantaran Sungai Kahayan dan semakin indah dengan pemandangan Jembatan Kahayan yang membentang diatas Sungai Kahayan menambah keindahan Taman Pasuk Kameluh menarik banyak warga yang ingin singgah.

"Saat kami lewat taman itu pengen sekali singgah, tapi dilarang, karena sekeliling taman dipasangi garis polisi sebagai tanda taman belum boleh dimasuki warga untuk bersantai. Kami akhirnya cuma bisa memandang dari luar taman saja," ujar Rina warga Jalan Badak Palangkaraya, Jumat (6/11/2020).

Baca juga: Taman Pasuk Kameloh Palangkaraya Mewujudkan Impian Presiden Soekarno

Baca juga: Arsitektur Masjid Darul Amin Semakin Menambah Elok Taman Pasuk Kameloh Palangkaraya

Baca juga: Taman Pasuk Kameloh Palangkaraya, Tempat Istirahat Musafir Pelintas Trans Kalimantan

Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, mengatakan, beberapa tempat seperti taman memang belum  bisa beroperasi atau di buka, karena mencegah sebaran covid-19 yang lebih luas.

"Keberadaan fasilitas umum. Seperti taman-taman di Kota Palangkaraya, memang belum dibuka," ujarnya.

Dia mengatakan, ada pertimbangan tertentu,  mengingat keberadaan taman jika dibuka masih berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19.

"Taman selama ini menjadi tempat berkumpulnya warga, tentu sangat rawan menambah penyebaran virus corona jika dibuka saat ini," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved