Breaking News:

Berita Tabalong

Kajari Tabalong Sebut Pemusnahan Barang Bukti untuk Kepastian Hukum dan Hindari Penyalahgunaan

Pemusnahan dipimpin Kajari Tabalong Syamsidar Monoarfa, serta disaksikan Ketua PN Tanjung, Kasatnarkoba Polres Tabalong, Dinkes Tabalong dan BNNK

banjarmasinpost.co.id/dony usman
kajari tabalong bersama ibu ketua pengadilan dan kasatnarkoba saat musnahkan narkotika dengan blender 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Sejumlah barang bukti (barbuk) dimusnahkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabalong, Kamis (12/11/2020), di halaman mess kejaksaan, Maburai, Kecamatan Murung Pudak.

Pemusnahan dipimpin Kajari Tabalong Syamsidar Monoarfa, serta disaksikan Ketua PN Tanjung, Kasatnarkoba Polres Tabalong, Dinkes Tabalong dan BNNK Tabalong.

Adapun jenis perkara dari barang bukti yang dimusnahkan ini tediri dari 22 perkara narkotika, tujuh perkara senjata tajam, 1 perkara senjata api, 1 perkara pembunuhan, tiga perkara judi.

Kemudian juga ada 2 perkara kesehatan, 1 perkara sumber daya alam hayati, 3 perkara perlindungan dan juga perkara tipiring.

Baca juga: Aplikasi Bobobot Diskominfo, Bisa Cek Perkembangan Informasi Covid-19 di Kota Banjarbaru

Baca juga: Sandarkan Kepala di Pundak Aurel, Atta Halilintar Soroti Penampilan Putri Krisdayanti Itu

Baca juga: Suasana Sebenarnya Warung di Teras Rumah Muzdalifah dan Fadel Islami Terekam

Untuk barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari sabu jumlah 15, 63 gram, zenith 160 butir, 1 butir ineks, miras lebih kurang 30 botol.

Senjata api rakitan 1 pucuk, 53 tanduk rusa, 5 tengkorak rusa, sajam 7 buah, senjata angin 1, Hp sejumlah 17 dan kasur 3 buah.

Menurut Kajari Tabalong Syamsidar Monoarfa, maksud dari pemusnahan barbuk ini karena dalam penyelesaian perkara harus tuntas.

"Tuntas dalam arti putusan pengadilan yang dijatuhkan itu manakala harus dimusnahkan barang buktinya maka harus dimusnahkan," katanya.

Pelaksanaan pemusnahan juga harus dilakukan secara transfaran dan disaksikan pihak terkait, di antaranya pengadilan, penyidik, BNN dan lainnya.

Selain itu, dengan adanya pemusnahan ini juga sebagai upaya untuk mengamankan jangan sampai barbuk yang telah ada kepastian hukum disalahgunakan, terutama narkotika.

"Kami serta pimpinan jajaran Jaksa Agung itu, termasuk jaksa tinggi mewanti-wanti mengingatkan jangan sampai pegawai kejaksaan itu terlibat dalam hal-hal yang tidak diharapkan terutama narkotika, makanya harus segera dimusnahkan," jelasnya.

Jadi ini menjaga supaya jangan disalahgunakan dan juga untuk kepastian hukum.

(banjarmasinpost.co.id/donyusman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved