Breaking News:

Berita Nasional

TERNYATA Wajib Pajak Tak Dapat BLT Subsidi Gaji Termin II, Ini Alasan Kemenaker

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyatakan bahwa jumlah penerima BLT subsidi gaji berkurang.

WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
Penerima subsidi gaji termin 2 memperlihatkan uang Rp 600 ribu. 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Terungkap bahwa bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji termin kedua mempunyai syarat khusus bagi pekerja yang menerimanya.

Seperti diketahui BLT Subsidi Gaji mulai disalurkan pada Senin (9/11/2020) kemarin.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyatakan bahwa jumlah penerima BLT subsidi gaji berkurang.

Baca juga: Terungkap, Subsidi Gaji Termin II Belum Masuk Rekening, Ida Fauziah: Baru Diproses KPPN

Baca juga: BLT Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Gelombang 2 Sudah Ada Direkening, Buruan Cairkan!

Baca juga: BLT Subsidi Gaji Gelombang 2 Sudah Mulai Ditransfer, Ida Fauziyah: Termin 2 Ini Berbeda

Mengapa bisa berkurang?

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah sebelumnya mengatakan, penerima bantuan subsidi gaji yang termasuk golongan wajib pajak (WP) dipastikan tidak akan menerima BLT tersebut.

"Nah kalau upahnya di atas itu dan wajib pajak berarti mereka tidak berhak menerima," ujar Ida pada Jumat (6/11/2020) lalu.

Ida menjelaskan bahwa penyaluran subsidi gaji termin II ini berbeda.

Sebab, data penerima BLT subsidi gaji kali ini dievaluasi oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.

Evaluasi data yang dilakukan oleh DJP telah mendapat rekomendasi atau persetujuan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Kementerian Ketenagakerjaan.

"Harus atas rekomendasi dari KPK, kami harus memadankan data penerima program ini dengan wajib pajak. Karena di peraturan menteri itu mereka yang dilaporkan upahnya di bawah Rp 5 juta," kata Ida.

Halaman
12
Editor: Didik Triomarsidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved