Breaking News:

Fikrah

Amalan Ringan Ganjaran Fantastis

Di waktu fajar kita perlu membangunakan anak-anak kita untuk ikut salat subuh berjemaah ke rumah Allah, masjid atau mushalla/langgar

istimewa
KH Husin Nafarin LC 

Oleh KH Husin Nafarin

BANJARMASINPOST.CO.ID - PADA suatu ketika Nabi Muhhammad SAW memanggil Fatimah putri beliau dan Aisyah istri beliau dan berkata “Wahai Fatimah dan Aisyah, jangan kamu tidur sebelum menamatkan Alquran, sebelum memohon ampun kepada semua umat beriman akan kesalahn dengan mereka, sebelum meyakinkan aku dan para Nabi yang lain akan memberikan syafaat di hari kiamat nanti kepadamu dan sebelum naik haji dan umrah ke Makkah.”

Aisyah dan Fatimah tertegun heran, lalu bertanya, “Bagaimana kami melakukan amaliah yang besar dan berat itu wahai Rasul dalam tempo yang singkat ? Lalu Rasulullah SAW menerangkan dengan lembut, “Engkau khatamkan Alquran dengan membaca surah Al Ikhlas selengkapnya tiga kali. Itu artinya kau telah mengkhatamkan Alquran. Engkau membaca salawat kepadaku dan seluruh para Nabi nanti di hari kiamat akan memberikan syafaat di hari kiamat, maka ucapkan allahumma shalli ala muhammadin wa ala jami’il-anbiy wal- muraslin. Engkau minta ampun kepada umat beriman dengan memohonkan ampun kepada Allah SWT akan dosa-dosa mereka dengan ungkapan “Allahummagfirli waliwalidayya walijami’il mukminina wal mukminat al-ahya’i minhum wal-amwaat innaka anatattawwaaburrahim minimal tiga kali. Kemudian engkau bertasbih minimal tujuh kali dengan ungkapan “Asratagfirullahal-azhim, wlhamdulillah, wa laa ilaaha illaallaahu wallahu akbar, wa laa haula walaa quwwata illaa billahil-aliyyil-azhiim. Itu artinya engkau telah berhaji dan berumrah ke Makkah.

Di dalam riwayat lain, ada lagi hal yang menarik, dimana seorang sahabat datang kepada Rasulullah SAW seraya melaporkan keadaan hidupnya, “Wahai Rasul katanya, aku ini hidup miskin dan selalu dirundung malang. Utangku telah menumpuk, usaha dan daganganku selalu merugi.” Lalu Rasullah SAW menjawab, “Wahai sahabatku, dimana engkau dengan tasbihnya para malaikat dan salawatnya para makhluk yang dengan itu mereka dimudahkan mendapatkan rezekinya dan dunia akan tunduk kepadamu.”

Sahabat itu bertanya lagi, “Apa itu tasbih dan salawatnya para makhluk itu wahai Rasul?” Rasulpun menerangkan, “Engkau bangun di waktu fajar untuk mendirikan salat fardu subuh. Setelah engkau bersuci dengan mandi dan berwudu engkau laksanakan salat sunat subuh, yang nilainya lebih baik dari dunia dan isinya. Lalu engkau baca seratus kali, subhanallahi wabihadihi, subhanallahil-azhim, astagfirullah. Inilah bunyi ungkapan tasbih dan salawatnya para malaikat dan para makhluk tersebut.

Alangkah mudahnya untuk diamalkan. Mari kita sosialisasikan dikeluarga dan masyarakat kita untuk diamalkan, termasuk kepada anak-anak kita untuk salat subuh berjamaah dan mengamalkan amalan yang mudah ini dan ganjarannya sangat fantastis. wallahu a’lam.

Di masyarakat kita, banyak yang membaca ya hayyu ya qayyuum sesudah sunat subuh, bacaan ini, menurut keterangan para ulama adalah penguat iman, jadi jangan ditinggalkan dan tetap diamalkan. Di waktu fajar kita perlu membangunakan anak-anak kita untuk ikut salat subuh berjemaah ke rumah Allah, masjid atau mushalla/langgar. Nabi SAW mencontohkan, usai salat subuh berjemaah di masjid, tidak pulang ke rumah kecuali setelah mendirikan salat sunat dua rakaat, yaitu salat sunat isyraq, Hal ini sangat baik untuk kita amalkan dan ganjarannya menyamai pahala haji dan umrah.

Nabi SAWbersabda, “man shallal-gadata jamaatan, tsumma qa’ada yazkurullahaa hataa thatglu’asy-syamsu kaanat lahu ka ajri hajjati wa umrati. Barang siapa yang mendirikan salat fardu subuh berjemaah di masjid/musala adalah baginya (mendapatkan) pahala seperti pahala haji dan umrah.

Dalam perjalanan pulang dari masjid ke rumah, biasakan pula bersedekah ala kadarnya sesuai kemampuan dan keikhlasan, dengan sedekah tersebut kita akan mendapatkan doa dari malaikat yang berdiri di ufuk Timur menjelang matahari terbit. allahummaa’thi munfiqan khalafa wa ‘athi mumsikan talafa, artinya ya Allah berilah ganti orang yang bersedekah di pagi hari ini dan jatuhkan kerusakan kepada orang yang kikir pada pagi hari ini. Setibanya di rumah, sebelum kita berangkat kerja dirikan salat duha dari dua sampai delapan rakaat, mudah-mudahan kita umat Islam dapat menggapai kebaikan dunia dan akhirat, amin. Wallahu a’lam. (*)

Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved