Breaking News:

Pesona Sasirangan Perajin Gambut

Sasirangan Perajin Desa Peduli Gambut Kalsel Dilirik Benua Biru

kreasi kerajinan sasirangan kreasi para perajin Desa Peduli Gambut ini hanya menggunakan bahan-bahan alami khususnya pada komponen pewarnanya.

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Eka Dinayanti
Enik untuk BPost
Hasil karya sasirangan pewarna alam perajin asal Desa Peduli Gambut di Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tak ada unsur kemewahan atau bahan baku langka berharga tinggi yang digunakan dalam pembuatan kain sasirangan karya perajin asal Desa Peduli Gambut di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Bahkan, kreasi kerajinan sasirangan kreasi para perajin Desa Peduli Gambut ini hanya menggunakan bahan-bahan alami khususnya pada komponen pewarnanya.

Meski berasal dari bahan sederhana, kerajinan sasirangan mereka pernah ditampilkan dalam pameran kebudayaan di Benua Biru lebih tepatnya di Oslo, Ibu Kota Norwegia Tahun 2019 lalu.

Baca juga: Unggahan Ryochin Jadi Sorotan Pascakabar Pernikahan Luna Maya Tahun Depan, Momen Liburan Bersama

Baca juga: Perlakuan Sule Kini Pada Ade Londok yang Dihujat Gegara Kerjai Malih Tong Tong, Singgung Ujian

Baca juga: Doa Sang Mantan Suami untuk Jenita Janet dan Danu Sofwan, Alief: Selesaikan Dulu Masalah Gono Gini

Keunikan desain dan perpaduan warna hasil kreativitas para perajin sasirangan asal Desa Peduli Gambut di Kabupaten HSU ini menjadi satu-satunya modal hingga hasil karya mereka dilirik penyelenggara pameran di Eropa.

Dinamisator Desa Peduli Gambut Kalsel, Enik Maslaha yang memiliki peran penting sebagai salah satu pembina pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Peduli Gambut oleh Badan Restorasi Gambut (BRG) di Kalsel menyatakan bangga atas pencapaian para perajin yang dibinanya.

"Saat persiapan dipamerkan ke Norwegia, kami cuma membantu persiapannya. Kami dorong supaya berkreativitas dan menonjolkan desain dan pola khas Kalsel," beber Enik.

Hasilnya, kata Enik, tak hanya dalam bentuk lembaran kain, namun mereka dapat memadukan sasirangan dan mengolahnya menjadi produk-produk yang tepat untuk segmen eropa seperti syal yang banyak digunakan di negara beriklim dingin tersebut.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved