Breaking News:

Berita Kalteng

Warga Basirih Kabupaten Kotim Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Stop Kontak

Warga tewas tersetrum saat perbaiki stop kontak di sebuah rumah di Samuda Ujung Pandaran, Kelurahan Basirih Hilir, Kabupaten Kotim, Kalteng.

Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono
POLRES KOTAWARINGIN TIMUR UNTUK BPOST GROUP
Warga saat menunjukkan lokasi korban tewas tersengat listrik di sebuah rumah di Jalan HM Arsyad Km 42, Samuda Ujung Pandaran RT 24 RW 7, Kelurahan Basirih Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah, Minggu (15/11/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Seorang yang akan memperbaiki listrik rumah tetangga, tewas tersetrum. Minggu (15/11/2020) sekitar pukul 14.00 WIB. 

Korban, Budi Witono (60), warga Jalan Samuda Ujung Pandaran Gang Hikmah Kelurahan Basirih Hilir RT 22 RW 7, Kecamatan Mentawa Baru Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah.

Lokasi kejadiannya, di rumah H Marda'i, Jalan HM Arsyad Km 42, Samuda Ujung Pandaran RT 24 RW 7, Kelurahan Basirih Hilir,  Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotim.

Kapolres Kotim melalui Kapolsek Jaya Karya, AKP Agoes Trigonggo, membenarkan, terjadi peristiwa itu. Pihaknya sudah melakukan pemeriksaan barang bukti di tempat kejadian, di antaranya satu stop kontak dalam keadaan rusak dan kabel listrik  panjang sekitar 1 meter.

Sementara itu, berdasarkan keterangan H Marda'i kepada polisi, meminta tolong kepada korban untuk memperbaiki stop kontak listrik yang tidak berfungsi di kamar mandinya. Selama ini, korban memang dikenal bisa memperbaiki listrik. 

Baca juga: Miliki 8 Paket Sabu, Ibu Rumah Tangga Warga Sawahan Sampit Ini Diamankan Polda Kalteng

Baca juga: Dalangi Penggelapan Mobil, Warga Kota Besi Kabupaten Kotim Kalteng Ini Dibekuk Polisi

Baca juga: Anggota Polda Kalteng Tangkap Warga Sampit Bawa 8 Paket Sabu

Baca juga: Dihantam Tugboat di Perairan Teluk Terawan Kotim, Begini Kondisi Dua Unit Kelotok Imbal Sampit

Sebelumnya, listrik di rumah warga tersebut padam, Sabtu (14/11/2020) sekitar pukul 20.00 WIB. Karena tidak berani memperbaiki sendiri, saat Minggu meminta tolong korban untuk memperbaiki. 

"Korban datang untuk memperbaiki stop kontak lampu yang ada di dalam kamar mandi," ujarnya.

Korban, saat memperbaiki stop kontak tersebut, tiba- tiba berteriak. Diduga, tersengat listrik. Selanjutnya, pemilik rumah datang berusaha membantu menolong korban dengan cara menarik tubuhnya.

Tanpa disadari, pemilik rumah juga ikut kesetrum sehingga berteriak minta pertolongan kepada anaknya. 

"Saya minta anak saya mematikan meteran listrik. Setelah dimatikan meterannya, Budi (korban) terjatuh tak sadarkan diri, kemudian langsung dibawa ke rumah sakit. Korban tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved