Ekonomi dan Bisnis

KEPASTIAN Premium Tak Lagi Dijual Awal 2021, Pertamina Sebut Hal Itu Kewenangan Pemerintah

Pertamina tunduk pada regulasi yang ada. Yang dilakukan saat ini yakni mengedukasi konsumen untuk menggunakan BBM ramah lingkungan

Editor: Didik Triomarsidi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pengendara motor mengantre saat akan mengisi BBM di SPBU di Kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis (31/3/2016). Pemerintah menetapkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar turun masing-masing Rp500 per liter per 1 April 2016, premium menjadi Rp6.450 per liter, solar menjadi Rp5.150 per liter berlaku hingga September 2016, penetapan tersebut akan diikuti penurunan tarif angkutan publik. 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Rencana pemerintah menghapus BBM jenis Premium pada awal 2021 untuk area Jawa, Maduran, dan Bali (Jamali), rupanya masih belum ada kepastian.

Pihak PT Pertamina (Persero) Tbk, dalam keterangan resminya menjelaskan bakal tetap menjalankan penugasan pemerintah untuk terus menyalurkan Premium, termasuk di wilayah Jamali.

Heppy Wulansari, Pjs VP Corporate Communication Pertamina mengatakan, kebijakan penyaluran Premium merupakan kewenangan pemerintah.

"Pertamina tunduk pada regulasi yang ada. Yang dilakukan saat ini yakni mengedukasi konsumen untuk menggunakan BBM ramah lingkungan dan yang lebih berkualitas dalam meningkatkan performa kendaraan," ujar Heppy dalam keterangan resminya, Sabtu (14/11/2020).

Baca juga: Premium di Jawa Dihapus, Pertamina Belum Pastikan Realisasi di Wilayah Kalimantan

Baca juga: PLN dan Pertamina Inisiasi Pembentukan Indonesia Energy and Electricity Institute (IEEI)

PT Pertamina (Persero) akan mengadakan Pertamina Virtual Eco Run 2020.
PT Pertamina (Persero) akan mengadakan Pertamina Virtual Eco Run 2020. (DOK. PERTAMINA)

Lebih lanjut Heppy juga menegaskan bila Pertamina akan terus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan udara yang bersih dan sehat.

Upaya tersebut akan dilakukan dengan edukasi serta mendorong penggunaan BBM yang ramah lingkungan dan yang lebih berkualitas dalam meningkatkan performa kendaraan.

"Pertamina berkomitmen mendorong penggunaan BBM dengan RON lebih tinggi, karena selain baik bagi lingkungan juga akan berdampak positif untuk mesin kendaraan yang lebih bersih," kata Heppy.

Tak hanya itu, selain edukasi, Pertamina juga memberikan stimulus berupa promo-promo BBM kepada konsumen, agar tergerak untuk mencoba BBM dengan kualitas lebih baik dan merasakan dampaknya ke mesin kendaraan melalui Program Langit Biru.

Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Seperti diketahui, sebelumnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), mengatakan bila pada awal 2021 BBM jenis Premium alam dihapus untuk area Jamali.

"Senin lalu saya bertemu dengan Direktur Operasi Pertamina, beliau menyampaikan per 1 Januari 2021, Premium di Jamali khususnya itu akan dihilangkan," ucap Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan MR Karliansyah dalam webinar yang tayang di YouTube YLKI ID, Jumat (13/11/2020).

Ketiga kota tersebut dikatakan menjadi tahap awal. Setelah itu, penghapusan BBM Premium akan disusul dengan kota-kota lainnya lagi yang ada di Indonesia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Awal 2021 Pertamina Tak Lagi Jual BBM Jenis Premium?", Klik untuk baca:

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved