Breaking News:

Bumi Sanggam

Upaya Cegah Stunting, FAD Kabupaten Balangan Turun ke Jalan Bagikan Makanan

Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Balangan, Kalsel, bagikan telur, susu dan daging kepada anak usia 0 sampai 3 tahun dalam upaya mencegah stunting.

BANJARMASINPOST.CO.ID/ISTI ROHAYANTI
Plt Bupati Balangan, Syaifullah, menyaksikan penyerahan paket telur untuk dibagikan kepada anak usia 1.000 hari ke bawah pada perwakilan Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, dalam upaya mencegah stunting. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Balangan mengadakan pelepasan rencana aksi Forum Anak Daerah (FAD), pada program SHANAK (Sebuting Hintalu Gasan Anak) dalam rangka mencegah Stunting, di RTH Dispora Balangan, Kalimantan Selatan, Senin (16/11/2020).

Hal ini ditandai penyerahan paket berupa telur dari Plt Bupati Balangan, Syaifullah, yang diserahkan langsung kepada Forum Anak Daerah (FAD).

Plt Kepala DPPPA Kabupaten Balangan, Noor Aspariah, mengatakan, pembukaan rencana aksi program kerja FAD ini, yaitu dengan menyerahkan telur, susu dan daging yang akan dibagikan kepada anak dengan rentang usia 0 sampai 3 tahun.

"Mudah-mudahan dengan adanya pembagian paket dan telur ke desa-desa ini paling tidak bisa menekan angka Stunting di Kabupaten Balangan," harapnya.

Aspariah berharap, untuk di tahun yang akan datang agar lebih banyak lagi beberapa stakeholder yang terlibat pada kegiatan ini.

"Mungkin masih belum tersosialisasinya ke dinas-dinas barang kali, paling tidak ini adalah pengalaman yang sangat berarti bagi anak-anak yang ada di Kabupaten Balangan," ucap Aspariah.

Plt Bupati Balangan, Syaifullah, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada FAD dan SKPD terkait, serta perusahaan dan dunia usaha pada umumnya, yang telah bekerja sama dengan sangat baik, sehingga terselenggaranya aksi SHANAK (Sabuting Hintalu Gasan Anak) ini.

"Melalui kegiatan pada hari ini, FAD Balangan turut mengambil peran yaitu bersinergi dengan pemerintah dan dunia usaha dalam mengatasi masalah pemenuhan hak anak," ujarnya.

Adapun bantuan yang diberikan sebanyak 750 paket dan uang Rp 5 juta yang mana uang tersebut dipergunakan kembali untuk membeli bantuan dalam bentuk telur.

Nantinya, paket tersebut akan dibagikan di beberapa titik ruas jalan yang banyak dilalui masyarakat. (aol/*)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved