Breaking News:

Kriminalitas Tabalong

Terlibat Penipuan Berkedok Gadai Mobil, Pria Tabalong ini Susul Rekannya Jalani Proses Hukum

pelaku penipuan penggelapan modus gadaikan mobil CRV berhasil diamankan petugas gabungan Polres Tabalong dan Polsek Tanjung

Penulis: Dony Usman | Editor: Hari Widodo
Polres Tabalong untuk BPost
Pelaku penipuan penggelapan MY yang diamankan tim gabungan berikut barang bukti. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Satu lagi pelaku penipuan penggelapan modus gadaikan mobil CRV berhasil diamankan petugas gabungan Unit Jatanras Satreskrim Polres Tabalong dan Unit Reskrim Polsek Tanjung.

Pelaku yang diamankan, MY(48). Ketika itu pelaku  saat berada di rumah Gang Nangka 2 Kel Sulingan Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Rabu (18/11/2020).

Dengan tertangkapnya, MY, maka menyusul rekannya,  SY(50) yang sebelumnya sudah lebih dulu ditangkap pada Rabu (11/11/2020).

Mereka berdua berkomplot telah melakukan penipuan penggelapan di Desa Pamarangan Kiwa Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalsel.

Baca juga: Dalangi Penipuan, Kakek Asal Landasan Ulin Banjarbaru Diciduk saat Asyik Tidur di Rumah Istri Muda

Baca juga: Dalangi Penipuan dengan Modus Gadai Mobil, Pria Balangan Diciduk Petugas Gabungan Polres Tabalong

Baca juga: VIDEO Penipuan Berkedok Lowongan Pekerjaan Diamankan Polsek Murung Pudak Kalsel

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori, melalui Kasubaghumas AKP H Ibnu Subroto dikonfirmasi, Jumat (20/11/2020), membenatkan telah mengamankan pelaku.

"MY diduga terlibat penipuan dan atau penggelapan," katanya.

Terungkapnya ulah MY berdasarkan hasil penyelidikan tim gabungan Unit Jatanras Satreskrim Polres Tabalong dan anggota Polsek Tanjung yang dipimpin Kasatreskrim AKP Deby Triyani Murdiyambroto.

Dimana dari hasil penyidikan berhasil melakukan penangkapan terhadap MY diduga penipuan dan atau penggelapan di kediamannya di Gang Nangka 2, Kelurahan Sulingan, kecamatan Murung Pudak dan hasil introgasi MY mengakui perbuatannya. 

Baca juga: Pelaku Penipuan Jual Mobil Ini Kerjai 9 Korban di Kalsel dan Kalteng

Sedangkan barang bukti yang didapat  berupa 2 lembar kwitansi, 2 lembar surat tanah (sporadik) dan 1 lembar fotocopy surat tanah.

Diketahui, aksinya kedua pelaku bermula Januari 2018 dan dilaporkan korban pada Juli 2019, karena korban merasa dirugikan sekitar Rp 35 juta. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved