Breaking News:

Libur Panjang 2020

LIBUR Panjang Akhir Tahun 'Terancam', Presiden Jokowi: Secara Khusus akan Dibicarakan di Rapat

Mengantisipasi lonjakan Covid-19 setelah libur panjang akhir tahun, Jokowi hari ini, Senin (23/11/2020) akan menggelar rapat khusus.

Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat rapat terbatas di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/11/2020). 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Libur panjang akhir tahun menjadi perhatian khusus Presiden Joko Widodo, terkait pandemi Covid-19 saat ini.

Nah, untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19 setelah libur panjang akhir tahun, Jokowi hari ini, Senin (23/11/2020) akan menggelar rapat khusus. Libur panjang akan dilaksanakan atau tidak tergantung hasil rapat.

Hal itu dikatakan Presiden dalam rapat terbatas Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, (23/11/2020) pagi.

"Secara khusus nanti akan kita bicarakan mengenai libur panjang yang nanti juga akan ada di bulan Desember. Ini akan kita bicarakan nanti dalam rapat hari ini secara khusus," kata Jokowi.

Baca juga: Setelah Libur Panjang, Doni Monardo Sebut Covid-19 Naik 5.272 Kasus

Baca juga: Minum Susu Campur Sabu Sejak Bayi, Bocah Ini Beraksi di Luar Nalar, 23 Kali Mencuri hingga Narkoba

Baca juga: HEBOH! Saluran Irigasi di Jateng Mengeluarkan Uang Rp 23 Juta, Warga Temukan Uang Basah & Berlumpur

Pembahasan secara khusus dilakukan agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 usai libur panjang.

Apalagi penanganan Covid-19 di Indonesia sekarang terus membaik.

Kasus aktif Covid-19 di Indonesia hanya 12,78 persen jauh lebih rendah dari rata-rata dunia yang mencapai 28,41 persen.

"Sementara, kesembuhan pasien Covid-19 berada di angka 84,03 persen dimana jauh lebih baik dari rata-rata dunia yakni, 69,20 persen," katanya.

Penanganan Covid-19 yang terus membaik tersebut sejalan dengan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Kontraksi Ekonomi dari kuartal dua ke kuartal tiga mengalami penurunan.

Oleh karena itu ia meminta jajarannya jangan sampai lengah dalam menerapkan protokol kesehatan, agar tidak terjadi gelombang ke dua Pandemi.

"Strategi yang sejak awal kita sampaikan rem dan gas itu betul-betul diatur betul. Jangan sampai kendor dan juga memunculkan beresiko memunculkan gelombang yang kedua ini yang bisa membuat kita side back, mundur lagi," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Presiden Jokowi akan Rapat Khusus Bahas Libur Panjang Akhir Tahun,

Editor: Didik Triomarsidi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved