Breaking News:

Kuliner

Omzet Kue Kering Menurun, Theresia Buka Kuliner Nasi dan Mie Goreng Pedas Level 1 Paling Disuka

Bisnis kue kering menurun omzetnya, Theresia Lauw kini berjualan nasi goreng pedas level 1 dan mie goreng pedas level 1 yang digemari

Thesesia untuk BPost
Theresia menyerahkan pesanan ke grabfood. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASIN POST.CO.ID - Selama ini Theresia Lauw dikenal berjualan kue kering dan Chiffon Cake. Sejak 1,5 bulan lalu merintis usaha kuliner nasi goreng dan mie goreng Depot Edine atau Edine Food di GoFood dan GrabFood.

"Masakan yang paling digemari Nasi Goreng Pedas Level 1, Mie Goreng Pedas level 1, disusul Nasi dan Mie Goreng nol atau tidak pedas," kata Theresia, Jumat (27/11/2020).

Disukainya menu masakan lebih pedas, lanjut dia, karena rasa pedasnya yang khas yaitu 'menyengat' kemudian atau belakangan.

"Harga nasi dan.mie goreng, kalau harga promo Rp 20.000 se porsi dan normalnya Rp 25.000," ucap warga Jalan Perdagangan, komplek HKSN Permai Banjarmasin ini.

Baca juga: Kue Tradisional dan Menu Nusantara di Roemah Katja Banjarmasin Laris Diburu Saat Weekend

Baca juga: Penampakan Nasi Goreng Rp 1,5 Juta yang Dipesan Ashanty dan Bikin Anang Hermansyah Melongo

Baca juga: VIRAL Video Aksi Kocak Mahasiswa Masak Nasi Goreng Sambil Prosesi Wisuda Online: Saya Belum Sarapan

Selain itu, lanjut dia, juga menjual, Mie Kelor Goreng, minuman super atau drink dari kelor juga. "Ada lima varian minuman dijual yang harganya Rp 15.000 sampai Rp 18.750," tandasnya.

Ditambahkan paling rame orderan mulai menjelang makan siang serta jam makan malam hingga dini hari. Omset per harinya sekitar Rp 1 juta.

Menurut Theresia awalnya berjualan kuliner kepengen mengenalkan produk Mie Kelor Goreng yang belum ada di Banjarmasin. Lalu, sekalian menambah menu Nasi Goreng dan Mie Goreng tiga varian nol tidak pedas, pedas level 1 dan pedas level 2. 

Sementara itu, bisnis kue kering mulai rame baik perpesanan maupun dittipkan di mini market. "Di awal Pandemi Covid 19, nyaris amblas. Sekarang mulai nambah 30 persen dan naik ke arah 50 persen," ucapnya.

Kue bikinan Theresia diantaranya Coklat Chips, Kattetong, Cookies Butter dan Naster. Lalu ada Chiffon Cake Karton dan Chiffon Cake Pandan.

Baca juga: Kawasan Kuliner Jalan Karang Anyar Banjarbaru, Ada Nasi Goreng hingga Makanan Jepang

"Harganya untuk Chiffon Cake ukuran besar Rp 70.000,  yang kecil  Rp 35.000, sedangkan kue kering per toples Rp 50.000 - Rp 60.000," ujarnya.

Dimasa pandemi Corona ini, kata pemilik brand kue Edine Food, membikin kue terbatas, hanya sesuai pesanan saja. Tamu luar daerah jarang datang dan masyarakat lebih mengutamakan keperluan hidup sehari-hari.

ucap warga Jalan Perdagangan, komplek HKSN Permai Banjarmasin ini.

(banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved