Breaking News:

Weekly Animal

VIDEO - WEEKLY ANIMAL GENDONG BERUANG JINAK! Di Tahura Sultan Adam Mandiangin

Mila menjadi satu-satunya beruang madu yang ada di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam. Hewan ini, terlihat begitu jinak

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mila, beruang madu jinak berumur tiga bulan dirawat dengan apik di Tahura Sultan Adam Mandiangin sehingga tumbuh dengan sehat.

Beruang madu tersebut berasal dari penyerahan masyarakat kepada kedinasan.

Sebagai satwa dilindungi, beruang madu memang sudah hampir punah.

Oleh karena itu wajib sekali untuk dijaga kelestariannya.

Mila menjadi satu-satunya beruang madu yang ada di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam yang berada di Jalan Ir. Pengeran Mohammad Noor, Desa Mandiangin Timur, Kabupaten Banjar.

Baca juga: WEEKLY ANIMALS - Mengenal Merpati Kolong, Burung Cerdas yang Pintar Mengenali Pasangannnya

Kondisinya yang sudah jinak memudahkan Maryoto, Koordinator Zona Hewan Tahura Mandiangin memberikan makanan kepada Mila.

Perawatannya pun cukup mudah, beruang madu umumnya mengkonsumsi makanan yang manis seperti madu, susu dan buah-buahan.

Bagi beruang madu, madu yang disuka adalah madu kelulut sementara jenis buahnya ialah pisang.

"Makanannya ada buah-buahan, dia (Mila) menyukai pisang. Dia juga minum susu. Ada madu. Cukup taruh di tangan nanti dia akan jilat, " ujar Maryoto, Koordinator Zona Hewan Tahura Mandiangin kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (24/10/2020).

Cara memberikan makanannya cukup menuangkan madu ke atas telapak tangan dan beruang akan menjilat dengan sendirinya hingga habis.

Baca juga: VIDEO WEEKLY ANIMAL - Sensasi Sedot Madu Kelulut Langsung dari Sarang di Tahura Mandi Angin

Beruang madu cukup diberikan makan sebanyak tiga kali dalam satu hari. Tak lupa juga agar memberikannya air putih untuk menyehatkan badannya.

"Dalam satu hari cukup tiga kali secara rutin. Kemudian nanti diberikan makanan tambahan seperti susu dan pisang akan diatur seberapa banyak yang perlu dimakan agar dia kenyang, " ujar Maryoto.

Beruang madu, Mila yang jinak dapat digendong oleh pengunjung. Namun, tentunya harus dalam pengawasan oleh petugas yang menjaganya. (banjarmasinpost.co.id/kristin juli saputri)

Penulis: Kristin Juli Saputri
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved