Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Diterpa Pandemi, Realisasi Penerimaan Pajak DJP Kalselteng Capai Rp 10,5 Triliun

Penerimaan pajak di DJP Kalselteng per 30 November 2020, telah terealisasi Rp 10,5 triliun atau 78 persen dari target penerimaan Rp 12,8 triliun

banjarmasinpost.co.id/mariana
Kepala Kanwil DJP Kalselteng, Cucu Supriatna (tengah) memaparkan program PPSA dan penerimaan pajak di Kalselteng.   

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020 memicu terjadinya perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang mana juga berpengaruh pada target penerimaan pajak. 

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng), Cucu Supriatna mengungkapkan, target awal penerimaan pajak DJP Kalseteng sebesar Rp 17,9 triliun yang ditetapkan pada Januari 2020, direvisi menjadi 12,8 triliun pada Oktober 2020.

"Penerimaan pajak di DJP Kalselteng per 30 November 2020, telah terealisasi Rp 10,5 triliun atau sebesar 78 persen dari target penerimaan Rp 12,8 triliun," terangnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (1/12/2020).

Dikatakannya, di masa pandemi banyak perusahaan yang terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada karyawannya yang mana hal ini berpengaruh pada penerimaan pajak.

Baca juga: Pajak Belanja Online 10% Berlaku Mulai Hari Ini, Ada 10 Perusahaan Termasuk Tokopedia dan Bukalapak

Baca juga: Pengusaha Tempat Hiburan di Banjarmasin Usul Pajak Karaoke Keluarga di Banjarmasin Turun

Baca juga: TERNYATA Wajib Pajak Tak Dapat BLT Subsidi Gaji Termin II, Ini Alasan Kemenaker

Dalam kondisi normal sebelum pandemi, terdapat empat sektor yang berkontribusi besar terhadap penerimaan pajak yakni sektor batubara, kelapa sawit, perkebunan, serta sektor industri.

"Selama pandemi Covid-19 ini keempat sektor tersebut juga memberikan kontribusi yang cukup besar untuk pengurangan penerimaan pajak sekitar 68 persen," ungkapnya.

DJP memberikan fasilitas pajak kepada Wajib Pajak (WP) yang bergerak pada beberapa sektor bidang tertentu di antaranya UMKM yang juga cukup parah terkena imbas pandemi.

Prosedur untuk mendapatkan stimulus perpajakan ini, WP cukup menyampaikan pemberitahuan secara online melalui situs web Direktorat Jenderal Pajak www.pajak.go.id. 
(banjarmasinpost.co.id/mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved