Berita Tanah Laut

Ikatan Penulis di Kabupaten Tala Ajak Guru Membuat Karya Tulis Berupa Buku

Pengurus IPTL akan ajak para guru untuk bikin buku yang tujuannya untuk mewarnai perpustakaan daerah dan sekolah, selain meningkatkan kualitasnya.

Penulis: Idda Royani | Editor: Alpri Widianjono
DISKOMINFO KABUPATEN TANAH LAUT UNTUK BPOST GROUP
Kalangan penulis melakukan bedah buku di Ruang Baca Anak di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, beberapa hari lalu. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Momentum Hari Guru Nasional (HGN) turut menjadi perhatian khusus Ikatan Penulis Tanah Laut ( IPTL), Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan.

Mereka bertekad akan terus mengembangkan literasi di Kabupaten Tala. Momen HGN dijadikan langkah penting untuk kian meluaskan kegemaran menulis.

Kalangan masyarakat Tala pun berharap peringatan HGN tak sekadar diisi kegiatan seremonial. "Lebih dari itu mesti diisi beragam kegiatan produktif dalam upaya meningkatkan kapasitas dan peran tenaga pendidik," cetus Norman, warga Pelaihari, Selasa (1/12/2020).

Ia mengatakan, selain penambahan tenaga pendidik terutama di pelosok, kualitas sumber daya manusia guru juga mesti terus ditingkatkan. "Tak harus selalu mengkuti pelatihan, bisa juga melalui cara sederhana seperti menulis buku," sebutnya.

Baca juga: Tim Pakem Kabupaten Tala Kumpul di Kejaksaan, Bahas Pencegahan Aliran Menyimpang

Baca juga: Pastikan Semua Warga Miliki KTP El, Disdukcapil Kabupaten Tala Lakukan Perekaman di Desa

Baca juga: Gairahkan Literasi, Begini Semangat Ikatan Penulis Tanah Laut Gelar Bedah Buku

Baca juga: Sejumlah Elemen Hijaukan Gua Marmer Tanahlaut, Tanaman Buah ini yang Ditanam

Sementara itu Ketua IPTL Kabupaten Tala, Rahmadi, mengatakan, pihaknya akan mencoba menggemakan gerakan menulis satu orang satu buku. Langkah ini bisa dimulai dari kalangan guru.

"Itu target kami. Tujuannya untuk mewarnai perpustakaan daerah, perpustakaan sekolah. Apalagi sekarang ada perpustakaan desa," sebut Rahmadi.

Dikatakannya, tulisan yang kuat mampu mengubah peradaban. "Kami ingin memberikan warna pemikiran masyarakat di Tanahlaut," tandasnya.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Tala pun juga terus berupaya memasyarakatkan kegemaran membaca di kalangan masyarakat Kabupaten Tala.

Pada 25 November 2020 lalu Dispusip Tala menggelar acara Bedah Buku perdana di ruang baca anak setempat. Sekaligus dilakukan peresmian IPTL.

Buku yang dibedah yakni Langkah Jitu Menjadi Penulis dari Nol karya Rahmadi dan Kepergian Jarwo karya Siti Rukayah.

( Banjarmasinpost.co.id/Roy)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved