Breaking News:

Berita Tanahlaut

Stunting di Kabupaten Tanahlaut Lebih Kecil Dibanding Angka Nasional

Bupati Tala H Sukamta mengatakan saat ini pemerintahannya sedang berjuang mengatasi stunting atau masalah gizi kronis

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
idda royani
Bupati Tala, H Sukamta 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Stunting saat ini menjadi isu nasional.

Tiap daerah di Indonesia terus berpacu mengatasinya, begitu pula Pemkab Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Bupati Tala H Sukamta mengatakan saat ini pemerintahannya sedang berjuang mengatasi stunting atau masalah gizi kronis yang disebabkan asupan gizi yang kurang dalam waktu lama.

"Alhamdulilah Tala berhasil menurunkan angka stunting tahun 2018 dari 33,2 persen menjadi 15,6 persen tahun 2019," sebutnya, Rabu (2/12/2020).

Dikatakannya, kasus stunting di Tala jauh lebih kecil dibanding Kalsel yakni 31,75 persen maupun angka nasional yakni 27,7 persen.

Baca juga: Ini Harga Emas Terbaru Mulai 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian

Baca juga: Perlakuan Kejam Atta Halilintar pada Karyawannya Dicibir Maia Estianty, Peserta Idol Pemicunya

Baca juga: Konten 18 Plus di Youtube Nikita Mirzani Dibahas Kak Seto, Nyai Beber Fakta

Meskipun stunting rendah, namun Pemkab Tala akan terus bekerja keras sehingga mampu menurunkan angka stunting pada level paling rendah.

Sukamta mengatakan capaian indikator dan pemenuhan fasilitas kesehatan, serta kesadaran masyarakat yang makin baik dalam perilaku hidup bersih dan sehat berdampak pada meningkatnya umur harapan hidup di Tala.

Angkanya 69,31 tahun pada 2019, naik dibanding tahun sebelumnya yaitu 69,08 tahun.

Rata-rata umur harapan hidup di Tala juga di atas Kalsel yang berada pada 68,49 tahun.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved