Wabah Corona di Kalsel

23 Pegawai BBTKLPP Banjarbaru Terpapar Covid-19, Kadinkes Kalsel Pastikan Swab Tak Terpengaruh

Puluhan pegawai Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru  terpapar Covid-19.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Kepala BBTKLPP Banjarnaru, Slamet Mulsiswanto, memilih tidak berkomentar terkait kabar puluhan pegawainya terpapar Covid-19. 

Editor : Hari Widodo

 BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Puluhan pegawai Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru  terpapar Covid-19.

Situasi ini, dikhawatirkan bakal berimbas terhadap proses pemeriksaan spesimen SWAB di Kalsel.

Kadinkes Kalsel, HM Muslim membenarkan kabar puluhan pegawai BBTKLPP Banjarbaru terpapar Covid-19.

Terkait dengan kabar tersebut, HM Muslim memastikan tidak akan berpengaruh terhadap proses pemeriksaan spesimen swab.

"Tidak ada pengaruhnya. Sebab,  lab PCR kita di Kalsel sudah terdistribusi di berbagai tempat sehingga bebannya kini tidak tertumpu di BBTKLPP,"kata Muslim.

Baca juga: Aktif Layani Swab Test Masyarakat Umum, RSBCM Dapat Penghargaan dari BBTKLPP

Baca juga: Percepat Pemeriksaan Swab, BBTKLPP Banjarbaru Membuka Laboratorium di RS Moch Anshari Saleh

Diakuinya, di BBTKLPP bisa memeriksa sampai 500. Tetapi, saat ini distribusi penganalisaan spesimen sudah tersebar sekarang.

Sebut saja, di Banjarmasin selain ada di RS Ulin dan RS Anshari Saleh, juga ada jejaring ya semisal di RS TPT RS Bhayangkara dan RS Swasta yang bisa menganalisis pemeriksaan sampel Covid-19. 

"Belum lagi yang ada di HSU, Tapin. Jadi alhamdulillah laboratorium kita sudah terdistribusi masih bisa berlangsung dan tidak ada kendala," kata H Muslim. 

Terkait kasus meningkatkan Covid-19 di Banjarbaru ada beberapa klaster keluarga, klaster kegiatan perkantoran.

"Jadi mau tidak mau protokol harus diketatkan lagi. Jika longgar maka akan naik lagi. Termasuk di cara perkawinan juga jangan dulu diberikan rekomen oleh Satuan Tugas," tandasnya. 

Bukan hanya itu saja, kedepan juga dipersiapkan SOP matang soal protokol kesehatan termasuk ketika Pilkada.

"Kita berharap dalam pelaksanaan hari H pencoblosan pada 9 Desember, SOP nya jalan, sehingga tidak menimbulkan klaster di Pilkada," tandas HM Muslim. 

Kabar puluhan karyawan BBTKLPP Banjarbaru terinfeksi Covid-19 dibenarkan Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Banjarbaru, Rizana Mirza.

"Dari data kami ada 23 orang yang positif Covid-19 di sana," katanya. 

Dia mengungkapkan, puluhan karyawan BBTKLPP Banjarbaru diketahui tertular virus corona setelah dilakukan tes swab pada pekan lalu.

"Sebagian besar kami ketahui pada minggu lalu. Ada beberapa tambahan minggu ini," ungkapnya. 

Baca juga: BBTKLPP Banjarbaru Dapat Tambahan Reagen untuk 7.500 Tes Swab PCR

Lalu dari mana puluhan pegawai tersebut tertular Covid-19? Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru ini belum bisa memastikannya.

"Belum bisa kami pastikan. Karena saat ini masih dilakukan tracking terhadap orang-orang yang positif," paparnya. 

Sementara itu, Kepala BBTKLPP Banjarbaru, Slamet Mulsiswanto saat dikonfirmasi terkait kondisi puluhan karyawannya yang terinfeksi virus corona memilih untuk tidak menanggapi. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved