Breaking News:

Pilkada Kalsel

Masa Tenang Pilkada 2020 Rawan Pelanggaran, Bawaslu Banjarbaru Lakukan Ini

Bawaslu) Kota Banjarbaru terus melakukan upaya dan pengawasan terhadap tahapan Pilkada 2020 di Kota Banjarbaru, termasuk nantinya saat masa tenang

Banjarmasinpost.co.id/aprianto
Sosialisasi urgensi pengawasan partisipatif Pilkada 2020. 

Editor : Hari Widodo
 
 BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU-Waktu pencoblosan untuk Pilkada Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Pilwali Kota Banjarbaru semakin dekat, 9 Desember mendatang.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarbaru terus melakukan upaya dan pengawasan terhadap tahapan Pilkada 2020 di Kota Banjarbaru, termasuk nantinya saat masa tenang.

Sebagai bentuk langkah memaksimalkan pengawasan, Bawaslu Kota Banjarbaru 
menggelar sosialisasi tentang urgensi pengawasan partisipatif Pilkada Tahun 2020, Kamis (3/12/2020).

Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Banjarbaru, Normadina, mengatakan masa tenang pilkada 2020 dimulai sejak 6-8 Desember.

Baca juga: KPU Kalsel Tegaskan Aturan Kampanye, Semua Setop di Masa Tenang Termasuk Medsos

Baca juga: Tetap Sehat Bugar Masa Pandemi, Anggota Bawaslu Banjarbaru Ini Rajin Minum Madu dan Olahraga

Selama berlangsungnya masa tenang itu, semua kegiatan kampanye para paslon tidak diperbolehkan lagi. Termasuk atribut kampanye, simbol-simbol yang digunakan pasangan calon harus dilepas.

Saat masa tenang, dikatakan terdapat indeks kerawanan akan terjadinya pelanggaran selama berlangsungnya masa tenang. 

"Pelanggaran itu seperti money politik dan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN)," katanya.

Sosialisasi yang dilaksanakan pihaknya, disebutkannya lebih menekankan kepada partispasi masyarakat dalam masa tenang nantinya. 

Untuk itu mereka yang hadir dalam sosialisasi diutamakan para stake holder, tokoh agama, tokoh masyarakat. Termasuk organisasi dan forum RT RW di Banjarbaru.

Selama masa tenang nanti, pihaknya akan melakukan patroli pengawasan disetiap wilayah di Banjarbaru baik itu di tingkat kecamatan hingga kelurahan.

Pihaknya juga telah menyiapkan berbagai upaya antisipasi secara preventif guna mencegah adanya pelanggaran saat pencoblosan nantinya. Dengan menempatkan petugas pengawas di setiap TPS yang ada di Banjarbaru. 

Baca juga: Bawaslu Banjarbaru Sosialisasikan Penyelesaian Sengketa Pemilihan 2020

Terkait dengan pengawasan, Dina juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir melapor ke Bawaslu jika menemukan adanya pelanggaran selama berlangsungnya masa tenang. 

"Kami tegaskan agar masyarakat jangan takut sebagai pelapor. Karena kami juga akan menjaga indentitas masyarakat. Mari kita sama-sama menyukseskan Pilkada yang jujur dan adil," harapnya (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved