Berita Kabupaten Banjar

Puting Beliung Rusak 23 Rumah di Sungai Bangkal Kabupaten Banjar, Korban Berharap Bantuan

Puting beliung telah merusak 23 rumah di Desa Sungai Bangkal, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/STANISLAUS SENE
Atap hilang dan lainnya porak poranda, situasi di lokasi bekas terjangan puting beliung, Desa Sungai Bangkal, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (3/12/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Bencana Puting Beliung terjadi di Desa Sungai Bangkal, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (3/12/2020).

Pantauan Banjarmasinpost.co.id di lokasi bencana, Puting Beliung telah merusak 23 buah rumah warga. Rinciannya, di RT 1 sebanyak 12 rumah terdiri dari 13 kepala keluarga dan 44 jiwa, kemudian di RT 2 sebanyak 11 rumah terdiri atas 12 kepala keluarga dan 38 jiwa.

Kerugian yang dialami akibat terjangan Puting Beliung tersebut diperkirakan kurang lebih mencapai Rp 200 juta.

Sedangkan bantuan yang sudah masuk hingga saat ini dari BPBD kabupaten Banjar, PMI Banjar dan sumbangan personal.

Kondisi yang terpantau di lokasi, hampir setengah dari 23 rumah tersebut rusak parah. Bahkan salah satu warga, Ahmad Jaini,  saat ditemui Banjarmasinpost.co.id keadaan rumahnya hancur parah dengan sebagian atap terbongkar habis.

Baca juga: Puting Beliung Terjang 3 Desa di Kabupaten Banjar, Rumah Warga Banyak yang Rusak

Baca juga: Puting Beliung Terjang Sungai Lulut, BPBD Sebut Ada Beberapa Titik Kawasan Terdampak

"Ada puting beliung, saat itu kami semua sedang tidak berada di rumah, sehingga tidak ada korban jiwa," ungkapnya

Masih kata Ahmad jaini, sampai sekitar pukul 22.00 Wita, belum begitu banyak bantuan yang diterima. Dirinya dan juga para korban sangat berharap ada bantuan lanjutan.

Sementara itu, Pembakal atau Kepala Desa Sungai Bangkal, Suriadi, mengatakan, turut prihatin atas kejadian bencana yang menimpa para warganya.

"Semoga kejadian ini membuat para warga untuk selalu siaga dan berhati-hati. Karena, situasi seperti ini tidak bisa diprediksi," ungkapnya.

Ia mengatakan, untuk bantuan, hingga saat ini yang sudah diterima ada air mineral, mi instan, susu, gula dan kopi, serta nasi bungkus. "Posko terima bantuan dipusatkan di satu titik, tepatnya di perbatasan antara RT 1 dan RT 2," lanjutnya.

Baca juga: Apes, Pengembang Ini Rupanya Sudah Dua Kali Ditimpa Angin Puting Beliung

Baca juga: BREAKING NEWS : Angin Puting Beliung Rusak 27 rumah di Martapura Barat

Suriani juga mengatakan bantuan yang paling diperlukan saat ini adalah bantuan berupa material untuk merenovasi atau memperbaiki kembali rumah-rumah yang rusak.

"Selaku Pembakal, kami mohon bantuan dari dinas terkait bisa membantu warga kami untuk memperbaiki kembali rumah-rumah yang telah terkena musibah ini," harapnya.

Ia menambahkan, warga yang terkena musibah, tidak dievakuasi akan tetapi tetap tinggal di rumah masing-masing.

"Bila ada bantuan, penerimaannya hanya melalui satu pintu dan melalui pendataan Ketua RT setempat," tegasnya.

Hingga kini, tim relawan dari bagian Emergancy masih tetap siaga di lokasi untuk berjaga-jaga bila warga memerlukan bantuan.

( Banjarmasinpost.co.id/Stan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved