Breaking News:

Berita Kriminal

Empat Jari Bocah Tewas Dianiaya Ibu Tiri di Singkawang Dikabarkan Lepas, Begini Kata Polisi

Kepolisian Singkawang, Kalimantan Barat akhirnya mengungkap penyebab kematian bocah perempuan SL (7) di Singkawang Selatan

Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi penganiayaan anak.Empat Jari Bocah Tewas Dianiaya Ibu Tiri di Singkawang Dikabarkan Lepas, Begini Kata Polisi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kepolisian Singkawang, Kalimantan Barat akhirnya mengungkap penyebab kematian bocah perempuan SL (7) dengan beberapa luka pada bagian tubuh di Singkawang Selatan.

Menurut Kapolres Singkawang, AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo, hal ini bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan kematian seorang anak secara tak wajar.

Pihaknya kemudian mendatangi lokasi kejadian dan mendapati seorang anak yang sudah meninggal dengan kondisi sudah dibersihkan.

"Sudah dipakaikan dengan pakaian yang bagus dan siap untuk diberangkatkan ke yayasan," kata Prasetiyo Adhi Wibowo, Jumat 4 Desember 2020.

Pada saat itu, ibu tiri korban berinisial S menyampaikan bahwa yang bersangkutan meninggal karena sakit.

"Namun ketika anggota kami melakukan observasi kepada tubuh korban ditemukan beberapa luka lebam akibat trauma benturan benda tumpul sehingga kami meminta dilakukan visum luar," paparnya.

Baca juga: Tersangka Geruduk Rumah Mahfud MD Terancam 6 Tahun Penjara, Polisi Jerat 3 Pasal Sekaligus

Baca juga: Satsabhara Polres Banjarbaru Sisir Tempat Rawan Kriminalitas, ini yang Ditemukan Petugas

Mendengar permintaan tersebut, S kemudian sontak menolak permintaan kepolisian dan bersikeras agar Vera tidak divisum.

Namun Kepolisian tetap berupaya hingga pada Jumat 27 November atau dua hari setelah kejadian, Kepolisian melakukan penangkapan dan penahan kepada S.

"Kenapa kami melakukan penangkapan dan penahanan? Karena berdasarkan hasil visum luar dan juga hasil otopsi terhadap korban memang ditemukan beberapa luka traum akibat pukulan benda tumpul di beberapa bagian tubuh korban," ujar Kapolres.

Ilustrasi penganiayaan bayi
Ilustrasi penganiayaan bayi (Kompas.com/ERICSSEN)

Saat dilakukan pemeriksaan, akhirnya S mengakui bahwa perbuatan kejinya.

Halaman
123
Editor: Anjar Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved