Berita Tanahlaut

Bantu Warga Tala Cukupi Pangan di Tengah Pandemi, Dosen Poliban Ajarkan Teknologi Akuaponik

Akuaponik adalah sistem pertanian berkelanjutan yang mengombinasikan akuakultur dan hidroponik dalam lingkungan yang bersifat simbiotik.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
ADI PRATOMO UNTUK BPOST GROUP
Tim PPTTG Poliban memperkenalkan teknologi akuaponik kepada warga Desa Sungairasau. 

Editor: Eka Dinayanti

- Berkepanjangannya pandemi corona virus diseases (covid-19) telah memunculkan dampak yang luar biasa.

SBANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI ebagian masyarakat hingga kini masih tertatih-tatih untuk mencukupi kebutuham hidup.

Hal itu menjadi perhatian khusus kalangan dosen Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban).

Terkini, mereka memperkenalkan teknologi aquaponik/akuaponik kepada warga Desa Sungairasau, Kecamatan Bumimakmur, Kabupaten Tanahlaut (Tala).

Akuaponik adalah sistem pertanian berkelanjutan yang mengombinasikan akuakultur dan hidroponik dalam lingkungan yang bersifat simbiotik.

Baca juga: Istri Dinyatakan Positif Covid-19, Sandiaga Uno dan Anak Langsung Tes Swab

Baca juga: Juliari Batubara Bukan Satu-satunya, Inilah Deretan Menteri Sosial yang Ditangkap KPK

Baca juga: Seperti Ini Perasaan Ariel NOAH pada BCL dan Luna Maya Menurut Denny

Budidaya modern kombinasi antara pemeliharaan tanaman dan ikan tersebut dilaksanakan oleh Tim Program Penerapan Teknologi Tepat Guna (PPTTG).

Sasarannya yakni Kelompok Usaha Bersama di lingkungan RT 1 dan RT 8 Sungairasau.

"Tanaman yang ditanam yakni sawi dan kangkung. Kemarin baru dilaksanakan proses memasukkan bibitnya. Kalau ikannya jenis patin, ukuran tiga sentimeter," ucap Ketua PPTTG Poliban Agus Pebrianto didampingi dua anggotanya, Adi Pratomo dan Rudy Haryanto, Senin (7/12/2020).

Agus menerangkan kegiatan itu merupakan kerjasama antara Poliban yang dipercaya oleh Kemenristek BRIN untuk melaksanakan program tersebut.

"Kami melaksanakan diseminasi reknologi tepat guna pengolahan akuaponik pada air payau dengan sistem reverse osmosis. Ini sebagai salah satu solusi ketahanan pangan pada masa pandemi saat ini," timpal Adi.

Dikatakannya, kegiatan tersebut merupakan salah satu bagian dari kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi yang wajib dilaksanakan tiap tahun oleh tiap orang yang mengabdikan diri menjadi dosen.

Selama ini Tim PPTTG Poliban telah beberapa kali mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di Sungairasau.

Karena itu telah cukup memahami persoalan yang dihadapi warga di kampung petani/nelayan tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved