Berita Banjarmasin

Ditipu Oknum ASN DLH Banjarmasin, Korban Tuntut Uangnya Kembali  

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin melakukan mediasi terkait dengan kasus yang menjerat salah seorang oknum ASN nya.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Kepala DLH Banjarmasin,Mukhyar. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin melakukan mediasi terkait dengan kasus yang menjerat salah seorang oknum ASN nya.

Sekadar mengingatkan, salah seorang oknum ASN di DLH Banjarmasin berinisial HI, diduga melakukan penipuan dengan modus perekrutan petugas penyapu jalanan.

Sejumlah masyarakat pun ternyata menyerahkan sejumlah uang kepada sang oknum seiring dijanjikannya sebuah pekerjaan.

DLH Banjarmasin pun sebelumnya sudah melakukan klarifikasi bahwa kejadian tersebut tidak ada menyangkut instansinya, melainkan hanya pribadi sang oknum.

Baca juga: Aksi Dugaan Penipuan Terbongkar, Oknum ASN DLH Banjarmasin Janji Siap Bertanggungjawab

Baca juga: Tak Hanya Masyarakat Umum, Rekan Kerja Pun Jadi Korban Oknum ASN DLH Banjarmasin

Terlebih dalam kuitansi pembayaran yang dikantongi oleh sejumlah orang yang menjadi korban, sang oknum menuliskan hanyalah berupa uang peminjaman tanpa ada embel-embel institusi DLH Banjarmasin.

Meskipun demikian, namun DLH Banjarmasin turut membantu melakukan mediasi agar permasalahan ini pun bisa diselesaikan.

Dan hari ini, Senin (7/12/2020), sejumlah korban pun kembali mendatangi Pemko Banjarmasin dan bertemu dengan DLH Banjarmasin terkait dengan mediasi tersebut.

"Kami memediasi saja. Yang bersangkutan sudah membuat dan menandatangani surat pernyataan siap bertanggung jawab terkait apa yang dilakukannya," ucap Mukhyar, Kepala DLH Banjarmasin.

Dihari yang sama, DLH kota Banjarmasin juga menggelar mediasi bersama puluhan warga yang menjadi korban dugaan penipuan oknum di DLH.

Hasilnya, ada empat perwakilan warga yang ditunjuk untuk berhubungan langsung dengan si oknum, guna menyelesaikan persoalan itu.

Mukhyar menjelaskan juga bahwa warga yang mengadukan nasibnya sudah memahami bahwa yang dilakukan oknum adalah murni urusan pribadi.

"Bukan atas nama instansi. Ini sama-sama musibah," tutur Mukhyar.

Kemudian, empat perwakilan warga pun nantinya akan berurusan langsung dengan si oknum.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved