Breaking News:

Berita Jakarta

Harus di Suhu Dua Derajat, MUI Siapkan Fatwa Vaksin

Vaksin Sinovac untuk menangkal Covid-19 disimpan di cool room bersuhu suhu dingin dan fatwa penggunaannya disiapkan oleh MUI.

Editor: Alpri Widianjono
banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi
Penyerahan APD oleh Komandan KRI Mandau-621, Letkol Laut (P) Dedi Wardana (kanan) di atas Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Mandau-621, Dermaga 400 Pelabuhan Trisakti Banjarmasin_wm 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA  - Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Sinovac yang tiba di Tanah Air disimpan di ruang dingin (cool room) Bio Farma Bandung.

Vaksin yang disimpan dalam tujuh envirotainer diangkut menggunakan tiga truk dari warehouse terminal cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Pada Senin (7/12/2020) rangkaian kendaraan pengangkut vaksin berjalan menuju kantor Bio Farma dengan pengawalan secara ketat oleh aparat keamanan.

Setelah menempuh perjalanan darat selama kurang lebih tiga jam, rangkaian kendaraan pembawa vaksin tiba di Bio Farma sekitar pukul 03.45 WIB.

“Vaksin dipindahkan dari Envirotainer untuk disimpan di cool room dengan suhu 2-8 derajat celcius. Ruangan tersebut telah disterilisasi dan disiapkan khusus untuk menyimpan vaksin Covid-19,” tulis pernyataan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Baca juga: Vaksin Corona Sinovac Hadir di Indonesia, Ini Daftar 5 Perusahaan Asing Penyalur Vaksin Covid-19

Baca juga: GRATIS Vaksin Covid-19 Tahap Awal Hanya Bagi Garda Terdepan & PBI BPJS Kesehatan

Selanjutnya, vaksin akan dilakukan pengambilan sampel untuk pengujian mutu oleh tim dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Bio Farma.

Presiden RI Joko Widodo mengingatkan bahwa setelah tiba, vaksin memerlukan sejumlah tahapan sebelum bisa diberikan kepada masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan mengungkapkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bakal segera menerbitkan fatwa halal vaksin Covid-19 produk perusahaan farmasi asal China, Sinovac.

Vaksin tersebut telah melewati kajian halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik (LPPOM) MUI.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved