Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

50 Pelaku Usaha Ekspor Ikuti Sosialisasi Perdagangan Luar Negeri

Disdag Kalsel bekerjasama dengan Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag RI mengadakan Sosialisasi Kebijakan Perdagangan Luar Negeri

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Hari Widodo
Birhasani untuk BPost
Kegiatan sosialisasi Perdagangan Luar Negeri dilaksanakan Dinas Perdagangan Kalsel. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASIN POST.CO.ID - Dinas Perdagangan (Disdag) Kalsel bekerjasama dengan Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag RI mengadakan Sosialisasi Kebijakan Perdagangan Luar Negeri bertempat di Hotel Royal Jelita Banjarmasin, Kamis (10/12/2020).

Sebanyak 50 orang pelaku usaha perdagangan yang bergerak di bidang perdagangan internasional, ekspor-impor dengan berbagai komoditas atau produk sesuai usaha yg mereka geluti mengikuti kegiatan tersebut.

Hadir sebagai Nara Sumber dari Direktorat Fasilitasi Ekspor-impo Salman Alfarisi dan Kadis Perdagangan Provinsi Kalsel H. Birhasani.

Menurut Kadis Perdagangan Provinsi Kalsel, H Birhasani, kegiatan ini dimaksudkan untuk memberi informasi terkini tentang berbagai kebijakan perdagangan internasional, terlebih di masa Pandemi Covid 19, dimana pemerintah melakukan relaksasi terhadap beberapa peraturan guna memberikan kemudahan dan kelonggaran atas berbagai kendala regulasi kepada pelaku usaha ekspor dan import.

Baca juga: Dinas Perdagangan Kalsel Gelar Pelatihan Prosedur Ekspor kepada Pelaku UKM

Baca juga: Kantongi Izin Edar BPOM, Pelaku UMKM Kalsel Ini Ingin Wujudkan Mimpi Ekspor Produk ke Luar Negeri

Baca juga: Nilai Ekspor Barang Naik 7,34 Persen, Penyumbang Terbesar dari Kelompok Bahan Bakar Mineral

"Ini demi kelancaran usaha ekspor maupun impor guna menggerakkan industri dalam negeri yang bahan bakunya harus didatangkan dari luar negeri. Terlebih yang berdampak pada peningkatan ekspor produk dalam negeri," katanya.

Ditambahkan Birhasani, pemerintah Provinsi Kalsel sangat mendukung upaya-upaya mempermudah ekspor maupun impor di Kalsel dengan memberikan berbagai kemudahan.

Aantara lain fasilitasi pegujian dan Sertifikasi Mutu Barang melalui Balai Pengujuan dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Disdag Kalsel guna meningkatkan daya saing produk dan standarisasi peralatan industri dengan laboratorium yang berstandard SNI ISO.

"Kita harapkan produk Kalsel bisa bersaing dan diterima hingga pasar luar negeri maupun luar negeri, juga memberikan kemudahan dalam pengurusan dokumen pendukung expor dengan pelayanan prima," ucapnya. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved