Breaking News:

Berita Bisnis

Musim Hujan, Rental Alat Camping di Banjarmasin Turun 30 Persen

akhir tahun yang bertepatan musim penghujan, aktivitas camping di tempat wisata menjadi berkurang.

banjarmasinpost.co.id/mariana
Owner Fun Camping menunjukkan koleksi tenda dan matras yang disewaka 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Seiring penerapan new normal yang mulai dijalankan, menjadi angin segar bagi pebisnis rental alat kemah yang kembali mendapatkan orderan dari para perental.

Namun akhir tahun yang bertepatan musim penghujan, aktivitas camping di tempat wisata menjadi berkurang.

Owner Fun Camping, Suci Sholehah mengungkapkan, selama November 2020 terjadi penurunan permintaan sewa alat-alat camping sebesar 30 persen.

"Karena di akhir tahun ini cuaca cukup buruk, sedang terjadi musim hujan deras selama November. Dan kebanyakan rencana liburan biasanya di Desember semoga kondisinya kondusif," harapnya.

Baca juga: Pembagian Harta Lina untuk Teddy Diungkap Sule, Suami Nathalie: Semua Harta Sudah Saya Kasih

Baca juga: Komentar Ayu Ting Ting Lihat Wajah Dimas Mirip Raffi Ahmad, Pacar Adit: Ada Orang Begini

Baca juga: Artis Sahrul Gunawan Selangkah Lagi Jadi Wakil Bupati, Unggul dalam Hitung Cepat LSI Denny JA

Terkait libur nasional pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020, diakuinya tidak ada booking sewa alat-alat camping sejak jauh-jauh hari.

Terjadi peningkatan justru menjelang perhelatan Pilkada.

Adanya pemangkasan cuti bersama akhir tahun, dikatakannya sejauh ini tidak mempengaruhi minat perental, booking lebih banyak dilakukan mulai pertengahan Desember hingga H-7 akhir tahun.

Peralatan camping yang paling sering disewa di antaranya tenda dengan tarif bervariasi.

Mulai Rp 25.000 untuk kapasitas 2 orang, Rp 50.000 untuk kapasitas 5 orang hingga dibanderol Rp 145.000 kapasitas 8-10 orang.

Alat-alat lainnya yakni matras Rp 5.000, ayunan atau hammock Rp 10.000, dan alat barbeque satu set dengan gas Rp 40.000.

Produk-produk yang disewakan utamanya tenda, matras, dan tas carrier diakuinya selalu ada penambahan barang baru atau peremajaan stok.

"Beberapa waktu yang lalu kami banyak menjual barang bekas yang kami pakai. Jadi saat ini bisa diibaratkan dengan peremajaan alat. Yang lama-lama tergantung masa pakai dijual, diganti dengan barang baru," urainya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved