Breaking News:

Penanganan Covid 19

Kenali Delirium, Gejala Baru Pasien Covid-19 yang Bikin Waswas

Delirium dilaporkan menjadi gejala baru Covid-19 yang diamati dari pasien yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona.

DOK. SHUTTERSTOCK
Ilustrasi pasien Covid-19 saat dalam perawatan di rumah sakit.Kenali Delirium, Gejala Baru Pasien Covid-19 yang Bikin Waswas 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pandemi Covid-19 belum ada tanda-tanda segera berlalu. Sebagai salah satu upaya menanggulangi pandemi ini, pemerintah telah mendatangkan vaksin Covid-19 buatan perusahaan Serovac, sal China.

Namun, terlepas dari upaya penaggulangan Covid-19, masyarakat perlu mengenali gejala baru penyakit yang sangat berbahaya ini.

Delirium dilaporkan menjadi gejala baru Covid-19 yang diamati dari pasien yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona.

Baca juga: Suka Duka Tenaga Kesehatan di Banjarmasin Tangani Covid-19, Anak Istri Pun Ikut Tertular

Baca juga: VIRAL Dokter Gantikan Ayah Kandung Azani Dua Bayi Baru Lahir, Amanah 2 Orang Ayah yang Kena Covid

Dokter Spesialis Saraf dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), dr Rubiana Nurhayati, Sp.S. mengatakan delirium adalah keadaan di mana kesadaran seseorang menjadi terganggu.

"Keadaan ini disebabkan karena hypoxia atau kekurangan oksigen di otak. Kondisi ini sering terjadi pada pasien Covid-19, di mana saturasi oksigen menurun," kata dr Rubi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (10/12/2020).

Dr Rubi mengungkapkan bahwa delirium sering terjadi pada penyakit-penyakit yang menganggu fungsi otak. Namun, bisa juga terjadi pada pasien dengan kelainan metabolik, seperti hipoglikemia, hiponatremia dan lain sebagainya.

"Biasanya, gejalanya mudah mengatuk, bicara kacau, kadang tidak nyambung, kesadaran terganggu," jelas dia.

May Parsons (kanan) memberikan vaksin Pfizer/BioNtech Covid-19 kepada Margaret Keenan (kiri), 90, di University Hospital di Coventry, Inggris tengah, pada 8 Desember 2020. Keenan menjadi orang pertama yang menerima vaksin di negara itu sebagai bagian program imunisasi terbesar yang pernah ada. (Jacob King / POOL / AFP)
May Parsons (kanan) memberikan vaksin Pfizer/BioNtech Covid-19 kepada Margaret Keenan (kiri), 90, di University Hospital di Coventry, Inggris tengah, pada 8 Desember 2020. Keenan menjadi orang pertama yang menerima vaksin di negara itu sebagai bagian program imunisasi terbesar yang pernah ada. (Jacob King / POOL / AFP) (Jacob King/Pool/AFP)

Lantas, apa itu delirium dan bagaimana ini menjadi gejala baru Covid-19?

Dilansir dari Stat News, dalam sebuah studi menemukan bahwa delirium mungkin menjadi gejala peringatan dini infeksi virus SARS-CoV-2 pada orang dewasa yang lebih tua.

Lebih dari seperempat pasien yang lebih tua dalam penelitian itu tiba di IGD rumah sakit dengan mengigau dan 37 persen dari pasien ini tidak memiliki tanda Covid-19 yang khas, seperti demam atau sesak napas.

Halaman
1234
Editor: Anjar Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved