Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Petahana di Pilkada Banjarmasin Digadang Segera Pecahkan Mitos

Ibnu Sina menang dalam Pilkada Banjarmasin, Kalsel, sehingga mematahkan mitos tentang petahana tak bisa menjabat dua periode.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
H Ibnu Sina, petahana pada Pilkada Banjarmasin 2020, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mitos tidak ada Wali Kota Banjarmasin yang mampu menduduki jabatannya selama dua periode dalam beberapa periode terakhir, sepertinya terpecahkan pada Pilkada Banjarmasin 2020 di Kalimantan Selatan.

Diketahui, Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina menduduki jabatannya untuk periode 2016-2021 bersama wakilnya H Hermansyah.

Dan menjelang habis jabatan, H Ibnu Sina memutuskan kembali mencalonkan diri sebagai wali kota untuk periode berikutnya dengan didampingi H Arifin Noor.

Proses pemungutan suara untuk Pilkada Banjarmasin 2020 sudah terlaksana saat Rabu (9/12/2020) dan sudah masuk dalam proses rekapitulasi.

Baca juga: Sosialisasi Sudah Dimaksimalkan, Partisipasi Pemilih di Banjarmasin Disinyalir Menurun

Baca juga: Mayat Mengapung di Sungai Martapura Banjarmasin, Diduga Jasad Pria Terjun Jembatan Sudimampir

Berdasarkan data yang dirilis melalui laman https://pilkada2020.kpu.go.id/#/pkwkp saat Sabtu (12/12/2020), sementara ini petahana  unggul atas paslon lainnya.

Berdasarkan data yang ada, paslon nomor urut 2 tersebut unggul dengan memperoleh 39,2 persen, disusul paslon Hj Ananda-Mushaffa Zakir (nomor urut 4) dengan 32,4 persen.

Kemudian, paslon Haris Makkie-Ilham Nor (nomor urut 1) sebesar 15,9 persen dan paslon Khairul Saleh-Habib Ali (nomor urut 3) sebesar 12,5 persen.

Atas perhitungan sementara, paslon H Ibnu Sina-H Arifin Noor berpeluang untuk memecahkan mitos petahana bisa dua periode menduduki jabatannya.

Baca juga: Rekapitulasi Sementara Pilkada Banjarmasin 2020, Hingga Hari Ini Petahana Masih Unggul

Baca juga: UTD PMI Banjarmasin Sediakan Layanan Rapidtest, Segini Tarifnya

Terkait dengan hal ini, H Ibnu Sina optimistis bahwa mitos tersebut dapat dipecahkan olehnya dalam Pilkada Banjarmasin 2020.

"Dalam suasana pandemi Covid-19 ini, Insya Allah mudah-mudahan mitos dua periode itu bisa terpecahkan. Tapi sebenarnya mitos is mitos," kata Ibnu Sina.

Dia kemudian menambahkan bahwa pemilih di Banjarmasin sangatlah cerdas. "Masyarakat sudah sangat cerdas. Dan saya bersyukur pilkada tahun ini betul-betul mempertunjukkan bagaimana marwah warga Banjarmasin yang tidak bisa dibeli dengan uang. Inilah kembalinya identitas warga Banjarmasin yang berbudaya dan berkarakter memilih pemimpin berdasarkan visi dan  misi, kerjanya dan figur orangnya," pungkas petahana.

(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved