Berita Tapin
Jalan Rawan Longsor di Paring Guling Kabupaten Tapin Diberi Rambu Peringatan
Dinas PUPR Kabupaten Tapin pasang pita di esa Paring Guling sebagai rambu agar pengendara berhati-hati saat melintas jalan yang rawan longsor.
Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, memasang tanda peringatan berhati-hati bagi pengendara yang melintas di Jalan Kabupaten.
Hal itu dilakukan untuk antisipasi bahaya kecelakaan lalu lintas di Desa Paring Guling RT 3, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin.
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tapin, Taufik Hidayat, mengaku sudah memberikan rambu peringatan di lokasi jalan yang Rawan Longsor.
Menurut lelaki yang akrab disapa Buyung itu, jalan yang Rawan Longsor itu sepanjang 13 meter. "Bahu jalannya tergerus air," katanya, Minggu (13/12/2020).
Baca juga: Polisi Selidiki Penyebab Jebolnya Danau Bekas Tambang Batubara di Desa Paring Guling Tapin
Baca juga: Puluhan Sumur Gali Air Bersih di Desa Paring Guling Kabupaten Tapin Ikut Tercemar
Baca juga: Tanggul Air Bekas Galian Tambang Jebol, Kepala Desa Paring Guling Tapin Data Kerugian Warganya
Baca juga: Tanggul Jebol, Puluhan Rumah di Desa Sei Anyar Tabalong Kebanjiran
Rambu peringatan itu berupa pita merah putih dibentangkan sepanjang 13 meter agar pengendara tidak terlalu ke pinggir jalan aspal.
Diketahui, jalan aset Pemerintah Kabupaten Tapin itu sempat terendam air kiriman dari danau eks tambang yang tanggulnya jebol, Jumat (11/12/2020).
Warga yang melintas memilih alternatif jalan lain untuk menuju ini kecamatan dan Rantau, ibu kota Kabupaten Tapin.
(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/rambu-peringatan-di-desa-paring-guling-rt-3-bungur-kabupaten-tapin-tanggul-jebol-sabtu-12122020.jpg)