Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Suara Pilgub Kalsel Sementara Imbang, Begini Kata Pengamat Politik dari ULM

Penghitungan sementara suara Pilgub Kalsel sama besar, pengamat politik dari FISIP ULM menilai bisa berubah dari sumbangan daerah basis petahana.

BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Setia Budi, pengamat politik dari FISIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Penghitungan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) 2020 masih berlangsung sengit.

Saat Minggu (13/12/2020) pukul 16.00 Wita, perolehan suara untuk pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 Sahbirin–Muhidin (BirinMu) dan paslon nomor urut 2 Denny Indrayana-Difriadi Darjat (H2D) sama 50: 50. 

Sementara itu, pengamat politik FISIP ULM, Setia Budi, mengungkapkan, ada beberapa daerah yang menjadi zona sang petahana yang menjadi lumbung suara.

Dukungan tersebut terhadap petahana tak pernah bergeser sejak Pilgub Kalsel 2015. “Kenapa di daerah ini pilihan tak pernah bergeser kepada petahana? Ini merupakan pertanyaan yang menarik dijawab sebagai akademisi,” ucap Setia Budhi, kemarin.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: Positif Bertambah 104 Orang

Baca juga: Menilai Lembaga yang Dipimpinnya Dilecehkan, Ketua DPRD Kalsel Putuskan Tak Hadiri Undangan Ini

Baca juga: Dampak Covid-19, Sebanyak 55 Paket Tender Proyek di Kalsel pada 2019 Dibatalkan

Salah satu alasan, kata dia, masyarakat menilai ada pembangunan yang signifikan di daerah tersebut. “Contoh di Kabupaten Barito Kuala. Sejak lama Partai Golkar selalu unggul dan tetap mempertahankan pilihan terhadap petahana,” katanya.

Begitu pula di Kabupaten Banjar yang menjadi daerah terpenting sebagai lumbung suara. “Di sini, dukungan juga belum bergeser terhadap pasangan petahana,” tegasnya.

Kemudian, dia menyebut Kabupaten Tapin yang menjadi basis suara partai berlogo pohon beringin tersebut. “Tiga daerah ini menunjukkan bahwa kantong suara petahana itu sangat signifikan,” kata Setia Budi.

Menurut akademisi ULM ini, jika memenangkan pertarungan di lumbung suara, maka akan memenangkan Pilgub Kalsel 2020.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved