Breaking News:

Berita Kriminal

9 Murid SD Lelaki Dicabuli Oknum Guru di Cianjur, Modus Pelaku Pinjami HP hingga Ancam Nilai Jelek

Murid-murid yang semuanya lelaki itu menjadi korban kejahatan seksual sang guru bejat, dengan ancaman diberikan nilai jelek

(KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN)
Polisi menggiring DD (44), oknum guru di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang dijadikan tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap sembilan orang siswanya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, CIANJUR - Seorang guru seharusnya ditiru dan digugu karena memberikan ilmu dan pengajaran untuk masa depan anak-anak didiknya. Tapi tidak dengan oknum guru bejat yang satu ini.

Bukannya memberikan pendidikan yang baik, seorang oknum guru sekolah dasar di Kabupaten Cianjur, Jawa barat, malah menggarap sembilan muridnya.

Murid-murid yang semuanya lelaki itu menjadi korban kejahatan seksual sang oknum guru bejat, dengan ancaman diberikan nilai jelek

Ternyata hasil pemeriksaan pihak kepolisian terungkap fakta mengejutkan terkait aksi bejat sang oknum guru.

Baca juga: Jasad Pelda Eka Budi Korban Tabrakan Mobil Patroli Vs KA Ditemukan di Kampung Cengklik Sragen

Baca juga: Terapkan Protokol Kesehatan, ULM Melaksanakan Wisuda ke-99 di Banjarmasin

Pelaku yang berinisial DD (44) itu mencabuli murid-muridnya selepas pulang sekolah di salah satu ruang kelas saat kondisi sepi.

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Anton mengemukakan, pelaku mengiming-imingi para korban dengan uang jajan agar mau menuruti keinginannya.

"Selain diberikan uang jajan, korban juga dipinjami handphone untuk bermain game oleh pelaku," kata Anton kepada wartawan saat ekspose perkara, Senim (14/12/2020).

Agar perbuatan bejatnya tidak terbongkar, sebut Anton, pelaku mengancam para korban dengan nilai jelek apabila menceritakan perbuatannya kepada orang lain.

"Karena mereka masih di bawah umur, jadi menurut saja,. Apalagi di sini ada unsur bujuk rayu dan ancaman yang dilakukan pelaku," ujar dia.

Disebutkan, penyidik telah berkordinasi dengan pihak P2TP2A dan KPAI setempat terkait upaya trauma healing untuk para korban.

Halaman
123
Editor: Anjar Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved