Breaking News:

Berita Batola

Terapkan Program IPDMIP, Petani di Beberapa Kawasan Batola Tanam Padi Unggul Dua Kali Setahun

Petani di sebagian wilayah Batola tanam padi unggul dua kali setahun melalui program digarap Bappelitbang, Dinas PUPR dan Dinas Pertanian TPH Batola.

banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri
Penanaman padi unggul program IPDMIP di Desa Banitan, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala, Selasa (15/12/2020) 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Melalui Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP), petani di beberapa kawasan Baritokuala tanam padi unggul dua kali setahun. 

Program yang digarap Bappelitbang, Dinas PUPR dan Dinas Pertanian TPH Batola ini mengupayakan rehabilitasi daerah irigasi rawa. 

Ada empat kawasan kecamatan yang menerapkan program yang dibiayai oleh Asian Development Bank (ADB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) ini. 

Yakni di Kecamatan Bakumpai, Cerbon, Anjir Pasar dan Tabukan. Total lahan yang akan direhabilitasi sebanyak 1196 Hektar. 

Baca juga: Buka Training Center LPTQ Banjar Persiapan MTQ Nasional, Bupati Khalilurrahman Targetkan Juara

Baca juga: Abuya Haderawi Berpulang, PCNU Banjar Turut Berduka

Baca juga: Sah Hasil Pilgub Kalsel 2020, Denny Indrayana-Difriadi Unggul Perolehan Suara di Banjarmasin

Dengan rincian Kecamatan Bakumpai, di Desa Banitan sebanyak 292 hektar, Kecamatan Tabukan, di Desa Karya Indah 200 hektar, Kecamatan Cerbon, di Desa Bantuil 247,2 hektar dan Desa Badandan 306,8 hektar dan Kecamatam Anjir Pasar, Desa Andaman 150 hektar. 

Diungkapkan Ketua Bappelitbang Batola, Zulkipli Yadi Noor, tujuan dari program ini adalah memaksimalkan lahan yang ada dengan kesempatan tanam dua kali, sehingga berdampak pada meningkatnya hasil panen yang didapat. 

"Untuk hari ini di Desa Balitan kita melakukan penanaman di 150 hektar lahan, dengan melihatkan petani setempat sebagai pelaksana," Ucap Zulkipli. 

Terkait program ini, masyarakat setempat menyambut hangat dan medukung penuh upaya pemerintah untuk meningkatkan produktivitas para petani. 

"Tentunya kami senang dengan lahan yang bisa ditanami dua kali, terlebih lagi saprodi dan kelengkapan lainnya telah disiapkan dengan gratis," Beber Tajudin anggota perkumpulan petani pengguna air (P3A) Karang Paci.

(banjarmasinpost.comid/Muhammad Tabri) 

Penulis: Muhammad Rahmadi
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved