Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Saksi Paslon AnandaMu Tolak Tandatangani Berita Acara Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Suara

saksi dari pasangan calon (paslon) Hj Ananda-H Mushaffa Zakir (nomor urut 4) enggan menandatangani berita acara hasil rapat pleno dan penghitungan.

banjarmasinpost.co.id/frans
Ketua Bidang Saksi dan Data paslon Hj Ananda-Mushaffa Zakir (AnandaMu) memperlihatkan lembaran kejadian khusus yang diisinya sebagai bentuk keberatan atas hasil pleno rekapitulasi surat suara pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin 2020 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat Kota Banjarmasin untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin yang dilaksanakan Selasa (15/12/2020) siang hingga malam hari, diwarnai dengan aksi keberatan sekaligus penolakan.

Pada rapat pleno yang dilaksanakan di Hotel Rattan Inn tersebut, saksi dari pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda-H Mushaffa Zakir (nomor urut 4) enggan menandatangani berita acara hasil rapat pleno dan penghitungan.

Berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi saat itu, paslon petahana H Ibnu Sina-H Arifin Noor (nomor urut 2) meraih suara terbanyak dengan mendulang 90.980 suara, kemudian disusul paslon Hj Ananda-Mushaffa Zakir (nomor urut 4) sebanyak 74.154, selanjutnya paslon Haris Makkie-Ilham Nor (nomor urut 1) sebanyak 36.238 dan paslon Khairul Saleh-Habib Ali (nomor urut 3) sebanyak 31.334.

Baca juga: Isi Chat WA Luna Maya Soal Ryochin Setelah Ramai Rencana Pernikahan Dibongkar Paula

Baca juga: Hasil Pilkada Kalsel 2020, BirinMu Ungguli Suara di Balangan, Selisih Angka 1.869 Suara dari H2D

Baca juga: Raut Wajah Ayah Kandung Betrand Peto Berubah Saat Makan Bareng Ruben Onsu & Sarwendah, Ini Pemicunya

Sedangkan untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, paslon H Denny Indrayana-Difriadi (nomor urut 2) unggul dengan meraih 118.464 suara dan paslon H Sahbirin Noor-H Muhidin (nomor urut 1) sebanyak 114.365 suara.

Rapat pleno saat itu diawali dengan pembacaan rekapitulasi surat suara dari lima kecamatan, yang dibacakan oleh masing-masing Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), baik itu untuk hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur maupun pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Usai rekapitulasi suara di tingkat kecamatan dibacakan, KPU Banjarmasin memberikan kesempatan kepada saksi dari masing-masing paslon untuk memberikan pendapat maupun sanggahan.

Untuk saksi paslon pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur langsung menyetujui hasil yang dibacakan.

Selanjutnya KPU Banjarmasin memberikan kesempatan kepada saksi dari paslon pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Saksi dari paslon nomor urut 1, 2 dan 3 setuju dengan hasil yang dibacakan, kemudian saksi dari paslon nomor urut 4 memberikan tanggapan.

Halaman
123
Penulis: Frans Rumbon
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved