Berita Banjarmasin

STKIP PGRI Banjarmasin wisuda 325 Wisudawan, Diselenggarakan Daring dan Tatap Muka

Ada yang beda dalam penyelenggaraan Wisuda Sarjana XXIX STKIP PGRI Banjarmasin yang diikuti 325 orang di Hotel Banjarmasin Internasional

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
STKIP PGRI Banjarmasin laksanakan wisuda. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ada yang beda dalam penyelenggaraan Wisuda Sarjana XXIX STKIP PGRI Banjarmasin yang diikuti 325 orang di Hotel Banjarmasin Internasional, Rabu (16/12/20).

Penyelenggaraannya menerapkan protokol kesehatan ketat.

Selain itu, kegiatan diselenggarakan dalam dua model, yaitu melalui daring dan tatap muka langsung.

Mahasiswa diberi kebebasan untuk memilih salah satunya.

Baca juga: Wajah Zaskia Gotik Saat Pamer Status Baru Tuai Komentar, Istri Sirajudi Mahmud Disebut Begini

Baca juga: Ucapan Verrell Bramasta Bersamaan Ultah Natasha Wilona, Artis Anak Band Juga Dapat Doa Caesar Hito

Baca juga: Uang Gaji PNS Ayah Ayu Ting Ting Rp 500 Juta Selama 9 Tahun Tak Diambil, Ini 6 Fakta Karier Rozak

Wisudawan yang mengikuti kegiatan secara daring dapat melaksanakannya di rumah masing-masing, sedangkan wisudawan yang memilih tatap muka harus mengikuti protokol kesehatan ketat, yaitu melewati pemeriksaan suhu tubuh, melewati ruang sterilisasi, menggunakan masker dan faceshield, menjaga jarak, mencuci tangan, membawa hand sanitizer pribadi, bahkan dilarang membawa orangtua atau pendamping ke ruang acara.

Tempat kegiatan juga diatur sedemikian rupa oleh panitia agar tidak terjadi kerumunan mulai dari pintu masuk hingga ruangan acara demi menghindari kontak antarpeserta.

Berdasarkan rilis berita, panitia juga tidak mengundang tamu luar dan kegiatan dilaksanakan lebih singkat daripada tahun-tahun sebelumnya.

Prosedur ini dilakukan demi menghindari penyebaran pandemi covid-19 yang belum juga reda.

Wisuda tahun ini mengangkat tema Mewujudkan Kampus Merdeka yang Unggul, Profesional, dan Berkarakter Religius di Era Kenormalan Baru.

Tema ini diangkat sebagai wujud usaha perguruan tinggi yang tidak menyerah menghadapi situasi pandemi saat ini.

Menurut Ketua STKIP PGRI Banjarmasin Dr Hj Dina Huriaty, MPd, berbagai kegiatan dilakukan mulai dari seminar nasional, seminar internasional, penghijauan, dan berbagai perlombaan sebagai rangkaian Dies Natalis ke-35, secara daring.

"Selain itu ada program Kampus Merdeka juga menjadi arah baru untuk memberikan kesempatan kepada para mahasiswa mengembangkan dirinya di luar program studinya, bahkan di luar kampus melalui pembelajaran di perguruan tinggi lain, institusi pemerintah, industri, atau organisasi sosial yang akan dihargai dalam bentuk SKS," katanya.

Ditambahkan Dina, demi menghadapi perkembangan zaman yang begitu pesat, STKIP PGRI Banjarmasin didorong untuk mengubah statusnya menjadi universitas.

Perubahan ini bertujuan untuk menyajikan pilihan program studi yang lebih variatif demi mengantisipasi kebutuhan SDM di Era Industri 4.0.

Ketua PPLP PT PGRI Banjarmasin, Drs H Dahri, MM menambahkan sepanjang seluruh civitas akademika kompak memperjuangkannya, mimpi itu bisa diwujudkan.

"Saya berharap tahun depan, pada pelaksanaan wisuda XXX status perguruan tinggi ini telah menjadi Universitas PGRI Kalimantan," pungkasnya.

(banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved