Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Partisipasi Pemilih Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kalsel Jauh dari Target, Begini Penjelasan KPU

- Meski belum merupakan data final, namun gambaran umum tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kalsel sudah mulai terlihat

banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Komisioner Koordinator Divisi Pendidikan Pemilih, Sosialiasi dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Kalsel, Edy Ariansyah 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Meski belum merupakan data final, namun gambaran umum tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kalsel sudah mulai terlihat, Kamis (17/12/2020).

Menurut Komisioner Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Kalsel, Edy Ariansyah, angka partisipasi pemilih berkisar di angka 64,11 persen.

"Sementara sebelum penetapan partisipasi pengguna hak pilih 64,11 persen. Data itu pengguna hak pilih DPT ditambah DPTB," kata Edy di sela Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pilgub Kalsel yang digelar KPU Kalsel di Banjarmasin, Kamis (17/12/2020).

Angka ini jauh di bawah target partisipasi pemilih yang ditetapkan KPU RI pada Pilkada Serentak Tahun 2020 yaitu 79 persen.

Baca juga: Malam Jumat Sayang Tak Sholat Tahajud, Berikut Niat dan Doa Lengkap dengan Bacaan Zikir

Baca juga: Cabup Burhanudin Sebut Desakan Masyarakat Supaya Gugat Hasil Pilbup Kotabaru 2020 ke MK

Baca juga: Bagian Tubuh yang Diperiksa Saat Rapid Antigen, Ini Bedanya dengan Rapid Test Antibodi dan PCR

Prosesntase ini juga tercatat menurun dibanding partisipasi pemilih pada Pilkada Kalsel Tahun 2015 lalu yaitu di angka 66,34 persen.

Diakui Edy, dengan angka partisipasi pemilih tersebut, Kalsel berada di jajaran urutan bawah dari total sembilan Provinsi penyelenggara Pilkada Serentak Tahun 2020.

Menurutnya, digelarnya Pilkada Serentak Tahun 2020 di tengah masa pandemi memang menjadi tantangan tersendiri.

Apalagi kata dia, menurut data Satgas Penanganan Covid-19 tak sedikit daerah di Kalsel yang masih tergolong sebagai daerah berisiko penularan Covid-19.

Padahal menurutnya, jajaran KPU sudah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat dalam pelayanan pemungutan suara.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved