Breaking News:

Berita Banjarmasin

Respon Munculnya Zona Merah Covid-19, Pemko Banjarmasin Batasi Aktivitas hingga Pukul 22.00 Wita

Pemko Banjarmasin akan membatasi jam aktivitas warga Kota Seribu Sungai, terlebih menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Penulis: Frans Rumbon
Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina saat berkunjung, Kamis (17/12/2020). 

Editor : Hari Widodo
 
 BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kembali munculnya kelurahan berstatus zona merah Covid-19 di Banjarmasin, membuat Pemko Banjarmasin pun akan kembali memperketat aktivitas warganya.

Diantaranya adalah, Pemko Banjarmasin akan membatasi jam aktivitas warga Kota Seribu Sungai, terlebih menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Hal ini pula rupanya yang menjadi hal yang dibahas oleh Tim Satgas Covid-19 saat menggelar rapat beberapa hari yang lalu. Dan hal ini dibeberkan oleh Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina.

"Kita menyepakati untuk membatasi kegiatan hanya sampai pukul 22.00 Wita saja. Terutama di akhir tahun jelang libur Nataru (Natal dan Tahun Baru, red,"ujar  Ibnu Sina, Kamis (17/12/2020).

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: 95 Orang Positif, Terbanyak dari Kabupaten Batola

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar Meningkat, Dua Kecamatan Kini Berstatus Zona Merah

Baca juga: Positif Covid-19 Tambah 25 Orang, Dinkes Batola Temukan Dominan dari Kontak Erat Keluarga

Ia mencontohkan, rumah makan boleh buka sampai pukul 22.00 Wita saja. Dan yang sifatnya perayaan juga akan dilarang, Kebijakan ini, bakal diiberlakukan dari 31 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021.

Ibnu Sina menambahkan bahwa pembatasan aktivitas warga ini dilakukan untuk kembali menekan penyebaran Covid-19 di Banjarmasin.

"Kita memprediksi libur di akhir tahun ini banyak warga yang akan melakukan aktivitas di luar rumah. Dan laporan sementara ini penerapan protokol kesehatan di masyarakat mulai kendor. Tentu kita ingin mencegah penularan di masyarakat," jelasnya.

Ibnu juga menerangkan bahwa Peraturan Wali Kota Nomor 68 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan juga akan kembali diberlakukan.

Baca juga: Update Covid-19 Batola: 25 Orang Positif, 6 Pasien Sembuh

Tak heran karenanya, Pemko Banjarmasin pun lanjutnya akan kembali menggandeng TNI dan Polri, Satpol PP, hingga Dishub.

"TNI, Polri, Satpol PP siap memback up, kemudian di skala kecil seperti di tingkat kelurahan sudah dilakukan sosialisasi oleh Babinsa maupun Bhabinkamtimbas. Dan anggaran yang tersisa kita coba koordinasikan jadi penegakan disiplin Perwali 68 tetap dilakukan untuk mendisiplinkan masyarakat," pungkasnya.(banjarmasinpost.co.id/frans rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved