Breaking News:

Penanganan Covid 19

Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Satgas Covid-19 Banjarmasin Imbau Warga Tak Keluar Daerah

Sempat mereda, angka kasus Covid-19 di Banjarmasin dalam beberapa waktu terakhir kembali mengalami lonjakan.

banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Juru Bicara Satgas Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi mengimbau warga Banjarmasin untuk tidak dulu melakukan perjalanan keluar daerah. 

Editor : Hari Widodo
 
 BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sempat mereda, angka kasus Covid-19 di Banjarmasin dalam beberapa waktu terakhir kembali mengalami lonjakan.

Bahkan dua kelurahan berstatus zona merah Covid-19 di Banjarmasin kembali bermunculan, yakni Kelurahan Pemurus Dalam dan Pelambuan.

Dan yang menariknya, peningkatan kasus tersebut diketahui di antaranya berasal dari para pelaku perjalanan.

"Kami mencermati perkembangan kasus Covid-19 di Banjarmasin dalam beberapa hari terakhir, peningkatannya sangat signifikan. Dan penularan tersebut, sekitar 20 persen disumbang oleh pelaku perjalanan," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi kepada wartawan.

Baca juga: Meninggal Bertambah Dua, Jumlah Pasien Covid-19 Wafat di Banjarbaru Jadi 65 Orang

Baca juga: Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Banjarbaru Belum Melandai, Para Lurah dan Camat Workshop ke Bali

Baca juga: Dua Kecamatan Berstatus Zona Merah, GTPP Covid-19 Banjar Pertimbangkan Pembelajaran Tatap Muka

Kekhawatiran pun dirasakan oleh tim Satgas Covid-19 Banjarmasin, atas tingginya sumbangsih dari pelaku perjalanan dalam penularan Covid-19 di Kota Seribu Sungai.

Untuk itulah, pria yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin ini pun mengingatkan sekaligus menghimbau warga kota Banjarmasin agar mempertimbangkan lagi melakukan perjalanan keluar daerah dalam beberapa waktu ini.

Khususnya lagi yang ke daerah yang masih berstatus zona merah Covid-19.

"Kami menghimbau kepada seluruh warga Kota Banjarmasin untuk mempertimbangkan kembali agar tidak bepergian ke daerah-daerah yang zonasi penularannya sangat berbahaya, karena itu akan menambah peningkatan kasus Covid-19 di Banjarmasin," jelasnya.

Machli menambahkan bahwa semua pihak harus saling bersinergi untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 di Banjarmasin.

"Upaya untuk mengendalikan penularan Covid-19 adalah tanggungjawab kita bersama, untuk itulah semuanya pun juga harus saling bekerjasama agar Covid-19 di Banjarmasin bisa kita tekan," tutupnya.

Sebelumnya Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengatakan akan melakukan pembatasan aktivitas masyarakat, yakni hanya hingga pukul 22.00 Wita saja.

Baca juga: Rasa Sakit yang Dirasakan Ibunda Nagita Slavina Terungkap, Kondisi Mama Rieta Positif Covid-19

Terlebih lagi menjelang libur Natal dan juga Tahun Baru, dimana masyarakat diperkirakan akan banyak melakukan aktivitas di luar rumah.

Hal ini sebagai bentuk respon Pemko Banjarmasin, atas kembali meningkatkan angka kasus Covid-19 di Banjarmasin.

(banjarmasinpost.co.id/frans rumbon)

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus Corona. Banjarmasinpost.co.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat Pesan Ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Penulis: Frans Rumbon
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved