Breaking News:

Berita Kalsel

Biro Umum Setdaprov Kalsel Alokasikan Rp 600 Juta di 2021 Pelihara Aset Asrama Kalsel Pulau Jawa

Pada 2021 dialokasikan anggaran kurang lebih sebesar Rp 600 juta untuk pemeliharaan asrama aset Pemprov Kalsel di Pulau Jawa dan luar provinsi lainnya

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody
Kepala Biro Umum Setdaprov Kalsel, M Rusli 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hingga tahun 2020, Provinsi Kalsel memiliki tiga belas aset berupa asrama dan satu gedung pertemuan yang tersebar di berbagai daerah di luar Kalsel khususnya di Pulau Jawa. 

Asrama-asrama dan gedung pertemuan tersebut digunakan untuk mengakomodir para mahasiswa Kalsel yang menempuh pemdidikan tinggi di luar Kalsel. 

Menjelang akhir Tahun 2020 yang tersisa kurang lebih satu mingguini, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Biro Umum Setdaprov Kalsel makin mematangkan rencana pemeliharaan aset-aset tersebut. 

Menurut Kepala Biro Umum Setdaprov Kalsel, Muhammad Rusli di Tahun 2021 dialokasikan anggaran kurang lebih sebesar Rp 600 juta untuk pemeliharaan asrama Kalsel. 

Baca juga: UPDATE Covid-19: Positi Bertambah 41 Orang, Terbanyak dari Banjarbaru

Baca juga: Pemkab Tabalong Rencanakan Bangun Pasar Agribisnis pada 2021 di Wilayah Kecamatan Haruai

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemko Banjarbaru Larang Pesta Kembang Api dan Perayaan Lainnya

Pemeliharaan yaitu perbaikan untuk tiga asrama, yaitu Asrama Pangeran Hidayatullah di Yogyakarta, Jateng, Asrama Pangeran Hidayatullah di Malang, Jatim dan Asrama Syech Arsyad Al Banjari di Ciputat, DKI Jakarta. 

"Totalnya Rp 600 juta, jadi rencananya masing-masing asrama anggaran perbaikan dan pemeliharaan sekitar Rp 200 juta," kata Rusli, Senin (21/12/2020).

Menurut Rusli, rencana tersebut merupakan lanjutan dari kegiatan pemeliharaan yang terus berjalan termasuk di Tahun 2020.

Dimana pada tahun 2020, pemeliharaan meski tak dalam skala besar namun sudah dilaksanakan terhadap tiga asrama Kalsel lainnya yaitu di Surabaya, Jatim, Yogyakarta, Jateng  dan Bandung, Jabar. 

"Kalau yang tiga tahun 2020 ini memang perbaikan skala kecil karena kondisinya masih layak dan baik. Memang tidak semua biaa dihandle perbaikan, jadi bertahap sesuai alokasi dana yang ada," kata Rusli. 

Biro Umum Setdaprov Kalsel kata Rusli juga mendapat sederet masukan dari Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel terkait arah dan rencana pemeliharaan aset-aset tersebut.

(banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved