Breaking News:

Berita Bisnis

Sumbang 22,34 Persen di Kalimantan, QRIS di Kalsel Capai 53.716 Merchant

Quick Respons Indonesian Standard (QRIS) terus alami pertumbuhan seiring digitalisasi transaksi terlebih di masa pandemi.

Penulis: Mariana | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/mariana
Pelaku usaha di Banjarmasin yang menggunakan QRIS 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Quick Respons Indonesian Standard (QRIS) terus alami pertumbuhan seiring digitalisasi transaksi terlebih di masa pandemi.

Di penghujung 2020, total jumlah merchant QRIS secara nasional sebanyak 5.459.644 merchant dan di Kalimantan sebanyak 240.418 merchant atau 4,4 persen dari jumlah nasional.

"Sejalan dengan semakin meningkatnya penggunaan transaksi berbasis digital di Kalsel, jumlah merchant yang sudah onboarding QRIS juga menunjukkan peningkatan. Tercatat jumlah merchant QRIS di Kalsel pada November 2020 sebanyak 53.716 merchant QRIS yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kalsel," jela Kepala KPw BI Kalsel, Amanlison Sembiring kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (21/12/2020).

Baca juga: Kepastian Hubungan Rizky Billar Terungkap dari Ucapan Serius Lesti Kejora : Tulus

Baca juga: DAFTAR Golongan dapat Listrik Gratis PLN Desember 2020, Login www.pln.co.id atau WA 08122123123

Baca juga: 60 Kumpulan Ucapan Selamat Natal & Tahun Baru 2021, Cocok Jadi Status Whatsapp atau InstaStory

Ditambahkannya, jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 8,48 persen dari Oktober 2020 yang tercatat sebesar 49.517 merchant.

Sumbangan Kalsel terhadap jumlah merchant QRIS di Kalimantan sebesar 22,34 persen sedangkan secara nasional berkontribusi sebesar 1 persen.

Sementara, Transaksi Real-Time Gross Settlement (RTGS) di Kalsel pada November 2020 secara nominal mengalami kontraksi sebesar 7,50 persen, lebih rendah dibandingkan Oktober 2020 yang tumbuh sebesar 6,09 persen.

Namun, secara volume transaksi RTGS pada periode yang sama mengalami kenaikan sebesar 11,26 persen dibandingkan Oktober 2020.

Selanjutnya transaksi Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) pada November 2020 secara nominal dan volume mengalami kenaikan sebesar 21,15 persen dan 21,70 persen apabila dibandingkan Oktober 2020.
Hal ini sejalan dengan meningkatnya konsumsi LNPRT menjelang Pilkada 2020 lalu.

Transaksi ATM Debet di Kalsel pada Oktober 2020 secara nominal dan volume mengalami kenaikan sebesar 20,91 persen dan 14,77 persen bila dibandingkan September 2020.

Selanjutnya, transaksi kartu kredit secara nominal maupun volume pada Oktober 2020 mengalami kenaikan sebesar 18,3 persen dan 32,7 persen bila dibandingkan September 2020.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved