Kriminalitas Regional

Kepala Puskesmas Husniwati Dianiaya Oknum Polisi Ditempat Hajatan, Gara-gara Rebutan Rumah Dinas

Kepala puskesmas tersebut bernama Husniwati yang menderita luka-luka usai mendapat kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh oknum polisi berinisial

ISTIMEWA
Kepala Puskesmas Walenrang, Husniwati dirawat di rumah sakit usai dianiaya seorang oknum polisi berinisial AW (50). 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Akibat cekcok masalah rumah dinas, seorang kepala Puskesmas dilarikan ke rumah sakit.

Terungkap bahwa kepala puskesmas itu habis mengalami penyaniayaan yang dilakukan seorang oknum polisi

Kepala puskesmas tersebut bernama Husniwati yang menderita luka-luka usai mendapat kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh oknum polisi berinisial W (50).

Menurut keterangan, Husniwati menjabat sebagai Kepala Puskesmas Walenran, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Baca juga: GEGER! Pernikahan Sedarah Kakak Adik di Payakumbuh Terbongkar, Gara-gara Jual Motor Tetangga

Baca juga: LIBUR NATAL 2020, Harga Emas Antam di Pegadaian Naik, Jadi Rp 973.000 Per Gram

Baca juga: Kuburan Diego Maradona Dibongkar, Hasil Autopsi Tunjukkan Legenda Napoli Tersiksa Sebelum Meninggal

Sebelum terjadi penganiayaan, Husniwati dan oknum polisi tersebut dikabarkan sempat terlibat cekcok melalui sambungan telephone.

Rupanya keributan itu tak berakhir ditelephone, namun berlanjut di lokasi pesta pernikahan atau hajatan.

Akibat keganasan oknum polisi itu, kini kasusnya sudah dilaporkan Husniwati ke polisi

Menurut Keluarga korban Nur Ramadahni, saat ini korban dirawat di RS St Madyang Palopo.

Tubuh Husniwati mengalami memar diduga akibat penganiayaan yang dilakukan oleh seorang oknum polisi.

"Bagian kaki, bahu sama dadanya memar," katanya.

Lapor Polisi

Keluarga korban Nur Ramadahni mengatakan sudah melaporkan kejadian itu ke Polres Luwu.

"Kejadian pemukulan ini terjadi di pesta keluarga di Walenrang Barat.

Kami juga sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Walenrang tapi diarahkan langsung ke Polres Luwu disertai hasil visum," kata Nur, Kamis (24/12/2020).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Terkait :#Kriminalitas Regional
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved