Breaking News:

RSKIA Annisa Banjarmasin

Milad ke 4, RSKIA Annisa Banjarmasin Perkenalkan Konsep Persalinan Tanpa Nyeri

Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Annisa Banjarmasin peringati milad ke-4 dengan mengenalkan teknik persalinan baru kepada masyarakat.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI
Foto bersama di acara relaunching persalinan tanpa nyeri (ILA) di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Annisa Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (28/12/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Annisa Banjarmasin, Kalimantan Selatan, relaunching persalinan tanpa nyeri (ILA) dan paket persalinan dengan bidan.

Diketahui, ILA merupakan suatu teknik blok subarachnoid yang menghasilkan analgesi dan anestesi, pada segmen spinal T 10 – S5.

Teknik ILA dapat dilakukan kepada pasien apabila sebelumnya sudah mendapat penilaian oleh ahli obstetri, bahwa parturien dapat partus secara normal, dan tak ada kontraindikasi dilakukan blok subarachnoid.

"Dengan ILA ini pasien-pasien yang akan melakukan persalinan normal, dapat diminimalisasi rasa nyerinya," kata Direktur RSKIA Annisa, Drg Norlista Indah Rasyid, Sp.Ort. Senin (28/12/2020).

Potong tumpeng menandai relaunching persalinan tanpa nyeri (ILA) di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Annisa Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (28/12/2020).
Potong tumpeng menandai relaunching persalinan tanpa nyeri (ILA) di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Annisa Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (28/12/2020). (BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI)

Adapun sejumlah keuntungan teknik ILA dibandingkan teknik regional yang lain, yakni cara pemberian relatif sederhana, dengan onset yang cepat dan pasti.

Hanya menggunakan obat anestesi lokal jumlah kecil (Bupivacain 2,5 mg – 5 mg dengan kombinasi opioid fentanyl 10 -25 mcg), sehingga meniadakan resiko toksisitas sistemik.

Diberikan semenjak kala I (pada bukaan 5 atau 6) Menghasilkan relaksasi perineum yang dalam, sehingga memfasilitasi manuver yang membutuhkan relaksasi perineum.

"Teknik ILA dapa mengurangi rasa nyeri pda bagian sensorik, tapi tidak pada bagian motorik. Jadi pasien masih bisa bergerak, mengangkat kaki dan sebagainya," jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, beri sambutan dalam acara di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Annisa Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (28/12/2020).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, beri sambutan dalam acara di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Annisa Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (28/12/2020). (BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI)

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi. Ia memberikan apresiasinya terhadap teknik ILA tersebut.

Menurutnya, teknik ILA perlu dikembangkan dan disosialisasikan kepada masyarakat luas, gunw memajukan pembangunan kesehatan di Kota Banjarmasin.

"Tidak harus semua orang melahirkan secara operasi, kalau bisa normal kenapa dibikin-bikin harus operasi," ucap Machli.

Dengan direlauncingnya teknik ILA, Machli menilai bahwa RSKIA Annisa memiliki terobosan yang baik.

Penerapan protokol Kesehatan, jaga jarak, di acara relaunching persalinan tanpa nyeri (ILA) di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Annisa Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (28/12/2020).
Penerapan protokol Kesehatan, jaga jarak, di acara relaunching persalinan tanpa nyeri (ILA) di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Annisa Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (28/12/2020). (BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI)

"Tentu kami memberikan apresiasi terhadap konsep-konsep ini, dan mendorong agar RSKIA kedepan berkembang," jelasnya. (AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved